Teranyar

    Ketum PSSI : Kalau Menolak Berarti Pengkhianat Bangsa !

    23 December 2017 15:27
    Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi menyatakan ketegasannya pasca ada beberapa pemain Indonesia yang memutuskan berkompetisi di Negeri Jiran. Bahkan tak segan-segan, mantan Pangkostrad itu akan mencoret para pemain tersebut jika tetap bersikukuh.

    Ia menegaskan jika memang keputusan para pemain tersebut memang karena uang, Edy menyebutkan jika itu merupakan bukan dari ciri bangsa Indonesia.

    Ieu Rame Lur : Dirumorkan Kembali ke Persib, Ini Kata Ronggo !

    "Itu hak mereka. Itulah dia, pesepakbola adalah pejuang. Bukan hanya mencari uang, tapi anak bangsa yang membela negaranya. Spaso aja kami tarik, kita kekurangan pesepakbola," kata Edy seperti dikutip dari Indosport.com, Sabtu (23/12/2017).

    "Pemain kita malah keluar. Kalau karena alasan uang, saya tidak sependapat karena nilai-nilai bangsa ini bukan uang. Siapapun dia, termasuk wartawan, dipanggil negara, harus kembali," jelas dia.

    Sumber dari keributan tersebut yaitu saat pemain-pemain pilar Timnas Indonesia yang memilih berkancah di Negeri tetangga. Sebut saja, Evan Dimas dan Ilham Udin yang bermain untuk Selangor FA di Liga Malaysia. Sedangkan Ryuji Utomo dan Terens Puhir bermain di liga Thailand.

    Bahkan kedua agen dari Evan Dimas dan Ilham pun sempat dipanggil oleh PSSI. "Semua ribut. Saya kalau semakin diributkan, semakin keras kepala," lanjutnya.

    Iapun akan menindak tegas jika para pemain tersebut tidak memenuhi panggilan Timnas dengan mencoret nama pemain tersebut dari Timnas.

    "Jangan ada (pemain) yang keluar dari Indonesia, yang keluar Indonesia saya coret dari PSSI. Siapapun, kalau negara memanggil, tak boleh menolak. Kalau menolak, berarti pengkhianat bangsa," tegas Edy.

    "Spanyol 45 juta jiwa dengan 4,2 juta pemain bola. Malaysia 28 juta jiwa dengan 126 ribu pemain bola. Indonesia 250 juta jiwa dengan 67 ribu pemain bola, itu pun Gonzales masih terdaftar," tutup dia. (Bobotoh.id/AR)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli