Teranyar

    Kilas Balik Persib di Putaran Pertama & Dongeng Menariknya ! (Bag.3)

    28 July 2017 09:55
    Persib Bandung sejauh ini sudah menjalani total 16 laga di Liga 1 2017. Tidak sedikit yang menilai, penampilan Persib di Liga 1 ini sangat jauh dari harapan dan prediksi kebanyakan bobotoh sebelumnya. 
    Mengingat di saat pra-musim, Persib begitu menggeliat dalam melakukan transfer pemain. Sejumlah nama pemain berkaliber bintang di Indonesia berhasil didatangkan. Nama-nama seperti Achmad Jufriyanto, Supardi, hingga Dedi Kusnandar berhasil didaratkan tim berjuluk Maung Bandung. Yang paling menghebohkan tentulah kehadiran Michael Essien yang berhasil direkrut Persib tepat di hari jadi Persib pada 14 Maret 2017 lalu. 
    Dengan skuat yang diisi oleh pemain-pemain bintang itu, sangatlah masuk akal jika banyak yang memprediksi Persib akan tampil trengginas di gelaran Liga 1 2017. Namun, yang terjadi justru sebaliknya. Hingga jelang paruh putaran pertama berakhir, Persib justru tak kunjung tampil baik. Saat ini, Maung Bandung terpuruk di posisi ke-14 klasemen sementara. Dari hasil 5 kali menang, 6 kali seri, dan 5 kali kalah. Dengan total mengumpulkan 21 poin.
    Beberapa momen dan kejadian mewarnai perjalanan Persib sejauh ini. Di setiap pertandingan, selalu terdapat momen menarik, baik yang terjadi di dalam lapangan maupun di luar lapangan. Berikut kilas balik perjalanan Persib dari pertandingan ke pertandingan di Liga 1 2017, hingga pekan ke-16.

    Bhayangkara FCvs Persib, 4 Juni 2017
    Inilah laga yang menjadi awal derasnya desakan mundur kepada Djanur. Laga yang dihelat di Stadion Patriot, Bekasi ini diwarnai sedikit kericuhan, Ada sebagian bobotoh yang melakukan pitch invasion atau masuk ke lapangan ketika pertandingan masih berlangsung.
     
    Insiden ini berawal ketika Iham Udin berhasil mencetak gol keduanya bagi Bhayangkara Fc tepatnya di menit ke-81. Usai gol itu tercipta, sebagian bobotoh tersebut masuk ke lapangan untuk menyemangati para pemain. Sebelum akhirnya petugas keamanan mengamankan mereka. 
    Pertandingan sendiri berakhir dengan skor 2-0. Atas gol Paulo Segio di menit ke-26 dan Iham Udin di menit ke-81.
    Melihat kekacauan ini, usai pertandingan Djanur sempat mengeluarkan statement bahwa dirinya meminta maaf kepada bobotoh. Dan dia pun menyatakan siap jika manajemen memecatnya dari kursi kepelatihan.
     
    Sempat Berpamitan 
    Usai laga ini, diberitakan Djanur sempat berpamitan kepada para pemain. Para pemain pun kabarnya sempat mendatangi kamar Djanur di hotel untuk meminta Djanur bertahan. Namun Djanur nampaknya sudah menyampaikan keinginannya untuk mundur kepada manajemen, tapi manajemen belum mengizinkan. 
    Simpang siur Djanur jadi mundur atau tidak, menguar di kalangan bobotoh usai laga ini. Apalagi ketika Persib menjalani latihan rutin kembali, Djanur sempat tidak mengadiri. Para bobotoh yang tidak setuju Djanur mundur, sempat menyambangi kediaman Djanur untuk memintanya bertahan di Persib. 

    Persib Bandung vs Persiba Balikpapan, 11 Juni 2017
    Simpang siur Djanur jadi mengundurkan diri atau tidak, kiranya terjawab di laga ini. Djanur tidak jadi mundur. Hal ini nampak ketika Djanur kembali hadir mendampingi tim Persib di laga ini. 
    Pertandingan yang dihelat di kandang sendiri ini pun, banyak “dipantau” bobotoh. Dalam artian, bobotoh ingin melihat, pasca insiden pitch invasion lalu. 
    Persib sempat kesulitan menembus pertahanan Persiba. Hingga akhirnya, persis diujung laga, Raphael Maitimo berhasil mencetak gol dan memastikan kemenangan untuk Persib.
    Mengingat Persib yang sedang “dipantau” kuat oleh para bobotoh, ketika gol Maitimo tercipta, sangat begitu disambut suka cita oleh para pemain. Mereka berselbrasi, hingga para pemain cadangan pun menghampiri dan ikut berselebrasi. Seakan-akan mereka telah mencetak gol di final Piala Liga champions Asia! 

    Barito Putra vs Persib, 18 Juni 2017
    Hasil positif kontra Persiba lalu, nyatanya tak berlanjut di Banjarmasin saat menghadapi Barito Putra. Persib harus menelan kekalahan 0-1. Gol Barito dicetak M. Cordoba di menit ke-65. Barito tampil mendominasi permainan. Terlihat dari total tembakan yang dilesakkan Barito, yaitu sebanyak 13 kali. Sementara Persib hanya 4 kali melesakkan tembakan. 
    Hasil ini dan permainan Persib yang tampil butut, kembali menaikkan kecaman sebagian bobotoh untuk mendesak Djanur mundur. Yang mana kecaman ini sebelumnya sudah sempat reda , karena sudah tersalurkan ketika pitch invasion saat melawan Bhayangkara dan karena Persib berhasil menang melawan Persiba. 
    Namun hasil melawan Barito ini kembali menaikkan suara-suara kecaman kepada Djanur untuk mundur. Kendati kecaman ini tidak sebesar sebelumnya. 

    Persib vs PSM, 5 Juni 2017
    Inilah laga yang pada awalnya sempat diprediksikan sebagian bobotoh dengan apatis. Pasalnya, PSM Makassar saat itu merupakan tim solid yang memuncaki klasemen. Ditambah lagi,pelatih kepala Persib, Djanur, tidak bisa mendampingi tim lantaran harus melaksanakan ibadah umrah. Persib pun harus ditangani asisten pelatih, Herri Setiawan untuk sementara. 
    Keraguan bobotoh nyatanya dapat terjawab dengan berhasil menangnya Persib mengalahkan PSM. Selain berhasil meraih kemenangan, pada laga ini pun, Persib tampil gemilang di bawah arahan Jose—sapaan akrab Herri Setiawan. Gol Persib berhasil dicetak oleh Matsunaga Shohei di babak pertama, dan Atep di babak kedua menit-55. PSM mampu memperkecil ketertinggalan lewat gol Pluim di menit ke-77. Pertandingan berakhir dengan skor 2-1.
    Puja-puji pun dialamatkan kepada Jose oleh para bobotoh usai laga ini. Bahkan diantara bobotoh, ada yang menilai agar Heri Setiawan menggantikan Djanur saja untuk jadi pelatih kepala. Ada pula yang bercanda agar Djanur selamanya “di-umrahkan” saja supaya Persib tetap tampil gemilang. 
    Laga ini pun merupakan pertama kalinya Persib tampil tanpa pemain-pemain U23. Mengingat ketika jeda lebaran, regulasi wajibnya memainkan pemain U23 dihapuskan oleh PSSI dan PT LIB untuk sementara waktu. (bersambung) (bobotoh.id/Rio Rizky)
    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.
    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli