Teranyar

    Lastri Ngabelaan 'Uniko' dan 'Nerekel Pager' Agar Bisa Nyetadion!

    16 July 2017 19:25
    Sekali lagi, faktor keluarga dan lingkungan menjadi faktor penyebab Persib 'diwariskan' secara kultural. Seperti halnya juga Bobotoh Girl kelahiran 1996 ini, Lastri Anindia yang menjadi Bobotoh karena faktor tersebut.

    "Waktu SD sering nonton Persib bareng kakek dan nenek. Sampai teriak-teriak saat menonton pertandingan Persib di TV," kenangnya sambil terkekeh. Kebiasaan mem-bonjopi dari SD itu membuatnya tertarik dengan Persib hinga memutuskan untuk nyetadion.

    Ieu Ramé Lur: Tiket Persib vs Persija Mahal? Ieu Kata Wa Haji!

    "Nah waktu SMP saya pengen nyetadion bareng anak-anak Vikinmg Cikelet. Itu mah sampai ngebela-belain 'uniko', astagfirullohy...." kenangnya lagi.

    Bagi yang belum tahu apa itu 'uniko', yaitu singkatan dari 'usaha nipu kolot' alias meminta uang dengan cara membohongi orang tua.

    Tentu saja setelah nyetadion ke SJH, Cintanya Neng Lastri ke persib semakin kuat dan melekat. "Apalagi setelah pindah dari Garut ke Bandung, duriat ke Persib semakin hebat," terangnya lagi.

    Pengidola Mas Har ini juga punya p[engalaman unik lainnya saat nyetadion. "Terlambat masuk stadion karena harus kerja dulu. Sama petugas sudah diizinkan masuk karena gerbang sudah ditutup. Akhirnya saya nekad 'nerekel' menaiki pagar agar bisa masuk," ceritanya.

    Eh ternyata, menurut Lastri lagi, sudah cape-cape 'teterekelan' dan 'gogorowokan' ke petugas agar bisa masuk, ternyata ia salah masuk tribun! Malunya pake banget, untung sama pak polisi Lastri masih diizinkan masuk tribun yang sudah sesak karena saat itu pertandingan Persib melawan Arema. (Bobotoh.id/GD)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli