Teranyar

    Main di Bandung, Ini Pesan RD untuk Konate, Wanggai, & Pemain SFC !

    11 January 2018 09:50
    Pelatih Sriwijaya FC, Rahmad Darmawan mengatakan, ada historical yang tercipta di grup A Piala Presiden 2018. Di dalam grup tersebut, Persib Bandung selaku tuan rumah akan bersua Laskar Wong Kito di laga pembuka turnamen tersebut, 16 Januari mendatang.

    "Saya rasa memang kalau dilihat dari pembagian grup ini semuanya diisi oleh kontestan super league dan semua (klub) hampir punya sejarah dengan Persib. PSMS ada kang Djajang, mungkin menurut beberapa temen-teman, saya juga menjadi sesuatu atau apa," ucap RD.  

    Ieu Rame Lur : Pembukaan Piala Presiden Angger Di GBLA !

    Sejumlah nama pemain yang kini memperkuat Sriwijaya FC, memang pernah menjadi bagian dari Persib Bandung. Sebut saja Makan Konate, ia merupakan pemain yang sempat menjadi bintang di hati bobotoh. Pemain asal Mali tersebut pernah membawa Maung Bandung juara ISL 2014 dan Piala Presiden 2015.

    Tidak hanya Konate, nama lain yang juga ada kaitannya dengan Persib adalah Patrich Wanggai. Wanggai sempat mencapai kata sepakat dengan Maung Bandung beberapa waktu lalu. Ia bahkan sempat mengikuti pemusatan latihan bersama pasukan Mario Gomez. Meski akhirnya, Wanggai memilih untuk bergabung dengan SFC ketimbang Persib.

    Nama ketiga yang juga tak kalah seru jika kita berbicara Persib dan SFC adalah sang pelatih itu sendiri. Rahmad Darmawan sempat akan ditunjuk oleh manajemen untuk menukangi Persib musim ini. Namun hal tersebut urung terjadi. RD akhirnya merapat dengan Laskar Wong Kito.

    Bermain di depan publik Bandung, bukan tidak mungkin dua pemain yang disebutkan tadi akan mendapat tekanan dari Bobotoh. Ya, bobotoh selalu memberikan dukungan moril yang luar biasa untuk Persib jika bermain di kandang mereka sendiri.

    RD -sapaan Rahmad Darmawan- menyampaikan sebuah pesan untuk Konate, Wanggai dan pemain SFC lainnya terkait kehadirannya di Kota Bandung. Mantan pelatih Persipura Jayapura itu mengatakan, penting bagi pemain SFC untuk belajar dari hal tersulit sekalipun, salah satunya bermain di Bandung, di depan Bobotoh.

    "Ya ya ya...(RD tersenyum) penting artinya untuk semua pemain untuk belajar dari hal tersulit sekalipun. Itu lebih bagus," katanya saat berbincang melalui sambungan telepon dengan BobotohID belum lama ini.

    "Untuk saya sendiri, sebetulnya mengingatkan semua pemain, yang paling penting dalam masa persiapan itu adalah belajar, dari masalah teknis hingga non teknis. Non teknis itu apa saja? diantaranya mengasah kemampuan mental dan konsentrasi di setiap pertandingan yang penuh dengan tekanan," katanya.

    Kalaupun ada tekanan yang akan dirasakan pemainnya saat bertanding di Bandung, pelatih yang pernah menukangi Timnas Indoneia itu menilai wajar. Dalam pertandingan sepak bola dimanapun, RD menjelaskan jika tekanan akan selalu ada.

    "Kalau kamu bisa mengatasi itu dengan baik, maka kamu bisa lulus dari ujian itu dan mempertebal percaya diri pemain. Saya rasa okai, kita niatnya baik dan wajar jika ada tekanan, itu wajar dimanapun, kalau ada tekanan," tukasnya. (bobotoh.id/HL)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli