Teranyar

    Mengenang Seniman Bengal: Tribute To Harry Roesli (Foto)

    30 October 2017 14:18
    Harry Roesli memang sudah lama meninggalkan kita semua. Seniman yang memiliki nama lengkap Djauhar Zaharsyah Fachrudin Roesli, (Bandung, 10 September 1951 – Jakarta, 11 Desember 2004 pada umur 53 tahun) adalah tokoh dikenal melahirkan budaya musik kontemporer yang berbeda, komunikatif dan konsisten memancarkan kritik sosial.

    Karya- karyanya konsisten memunculkan kritik sosial secara lugas dalam watak musik teater lenong. Harry berpenampilan khas, berkumis, bercambang, berjanggut lebat, berambut gondrong dan berpakaian serba hitam.

    Ieu Rame Lur: Bukan Persebaya, Ini Klub Yang Akan Dibela Andik Musim Depan !

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini...

    Walau belum sempat menciptakan lagu bertema Persib, tetapi kecintaan Harry Roesli terhadap Persib tidak diragukan. Di dalam sebuah cara ajang pencarian bakat di televisi swasta, ia seringkali meneriakkan kata-kata "Hidup Persib," usai menilai penampilan kontestan.

    Acara Tribute To Harry Roesli yang digelar di Bumi Sangkuriang, Minggu malam tadi, 29/10/2017 menjadi bukti kecintaan publik musik Bandung mengenang sosok yang luar biasa tersebut.

    Sangat disayangkan, acara yang penuh gizi tersebut tidak mampu merengkuh khalayak usia muda. Walau tentu tidak membuat acara itu kehilangan makna.

    Berikut beberapa foto dari acara Tribute To Harry Roesli seperti yang dirangkum dalam gambar oleh reporter Bobotoh.id, Nizar Ulman. (Bobotoh.id/Ricky N.Sas)












    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, silahkan kontak WA 089662541246 lalu klik di sini dan ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK10)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli