Teranyar

    Mengguar Rivalitas Di Perbatasan!

    4 September 2017 16:58
    Pengorbanan lebih dilakukan para Bobotoh dari daerah luar Bandung, khususnya Jawa Barat. Mereka rela mengorbankan uang dan tenaga untuk mendukung Persib.

    Lebih khusus lagi, pengorbanan besar dilakukan para Bobotoh yang berada di daerah yang berbatasan dengan DKI Jakarta. Bukan hanya dukungan uang dan tenaga, keselamatan dan nyawa mereka jadi hal yang dikorbankan pula.

    Ieu Ramé Lur: Paguyuban Suporter Mementa PSSI Tanggung Jawab!

    Di daerah perbatasan tersebut tak hanya jadi milik Bobotoh. Suporter Persija, Jakmania juga tinggal di daerah sana. Karena kedua suporter ini memiliki rivalitas yang mengakar dan cenderung negatif, gesekan antar kedua suporter ini sering terjadi.

    Meski sempat ada berita perdamaian, tapi itu tak seluruhnya menghentikan gesekan antar Bobotoh dan Jakmania di perbatasan. Salah satu daerah perbatasan adalah Leuwi Liang, Bogor Barat.

    Di daerah tersebut, rivalitas begitu dekat. Perkampungan Bobotoh dan Jakmania hanya dipisahkan oleh selokan. Terdapat mural atau tulisan Persib yang dicoret oleh Jakmania, begitu pula sebaliknya.

    Di Leuwi Liang, gesekan antar Bobotoh dan Jakmania sering terjadi dan jadi makanan sehari-hari. Bahkan, gesekan tak hanya terjadi di jalan, tapi juga sekolahan.

    "Jangankan di Jalan. Di sekolah juga sudah biasa terjadi cuma gara-gara gelang (atribut)," ujar Gilang seorang anggota Viking Bogor Tepi Barat.

    Aksi balas membalas jadi salah satu penyebab sering terjadi keributan.

    "Ya kalau dari pihak sana (Jakmania) yang memulai keributan anak-anak suka tersulut. Mau gimana lagi?" tutur Fauzan, ketua Viking Bogor Tepi Barat.

    Fauzan sendiri mendukung perdamaian antara Bobotoh dan Jakmania. Ia selalu mengarahkan anggota-anggotanya untuk menjauhi keributan. Ia juga telah menyiapkan hukuman tegas jika ada anggota yang menyebabkan keributan.

    "Kalau sampai dari pihak kita yang memulai, keanggotaan anak tersebut akan dicabut," tegas Fauzan.

    Beruntung di Leuwi Liang sendiri belum ada korban nyawa yang melayang. Tapi, jika rivalitas ini terus dibiarkan berlarut-larut, bukan tidak mungkin akan terjadi korban nyawa.

    Leuwi Liang hanya satu contoh daerah perbatasan. Bisa jadi, daerah-daerah perbatasan lain juga terjadi. Bahkan, dengan gesekan yang lebih parah. (Bobotoh.id/Muhammad Ma'ruf)

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi @gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli