Teranyar

    Menggugat Pernyataan "Persib boleh disaksikan penonton, tapi bobotoh dilarang"

    5 August 2017 11:20
    Menurut kamus bahasa sunda, kata bobotoh berarti pendukung, memberi dorongan dan semangat. Jadi kata bobotoh bukan mengacu pada nama sebuah organisasi atau perkumpulan tetapi sebutan untuk orang-orang yang mendukung sesuatu, bukan hanya mendukung sebuah klub sepak bola akan tetapi untuk hal-hal lain diluar dunia si kulit bundar.

    Contoh : "bobotoh calon kades abah Wiranta, artinya pendukung calon kades abah Wiranta".

    Namun seiring berjalannya waktu kata bobotoh menjadi identik dengan pendukung Persib Bandung. Istilah bobotoh atau ngabobotohan sudah ada sejak dulu dalam kaitannya dengan sepak bola nasionak khususnya Persib.

    Kata bobotoh telah digunakan sejak jaman kompetisi perserikatan, digunakan oleh para penonton pendukung Persib yang artinya siapa yang datang ke stadion/ lapangan sepak bola dan memberikan dorongan semangat kepada Persib maka disebut bobotoh atau ngabobotohan Persib.

    Dalam kaitannya dengan hukuman yang diterima Persib, buntut dari pelemparan ketika pertandingan Persib vs Persija maka melalui surat dari komdis PSSI no 060/L1/sk/KD PSSI/2017 maka dijelaskan bahwa Persib mendapatkan hukuman yakni larangan mendapatkan dukungan secara langsung di stadion dari suporter setia mereka, bobotoh, selama lima pertandingan.

    Yang kemudian ditegaskan oleh wakil ketua umum PSSI, Joko Driyono, "Persib boleh didampingi penonton, namun bukan bobotoh. Komdis memutuskan melarang bobotoh masuk stadion, bukan pertandingan tanpa penonton” (Detik.com/3/8/2017).

    Sedangkan menurut sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, dua hari sebelumnya menyebutkan "Itu bukan tanpa atribut, penonton tidak boleh masuk, itu artinya mereka (Persib) tidak akan didampingi oleh penonton” (Detik.com/1/8/2017).

    Dari dua pernyataan diatas, antara wakil ketua umum PSSI dan sekjen PSSI mempunyai penafsiran yang berbeda terhadap hukuman yang diberikan komdis kepada Persib, yang dalam perjalanannya Persib lebih condong menjalankan hukuman dari tafsiran wakil ketua umum PSSI.

    Ieu Rame Lur : PT. PBB Masih Menyediakeun Tiket Persib VS PS TNI!

    Bukti dari hal tersebut bisa dilihat dipostingan berbagai media sosial resmi Persib tertanggal 2 Agustus 2017 yang menyebutkan "Sepak bola adalah hiburan bagi semua, bukan hanya milik fans sebuah klub saja, maka masyarakat umum, terutama warga Bandung yang belum pernah menonton Persib inilah saatnya" dalam kaitannya dengan "Persib boleh disaksikan penonton tapi bobotoh dilarang".

    Maka postingan caption dari akun Persib tersebut diatas adalah sebuah bentuk penghianatan terhadap sejarah panjang kata "bobotoh" itu sendiri. Bukankah orang yang datang ke stadion untuk menonton dan memberikan dorongan semangat kepada persib disebut bobotoh Persib. Lalu logika dan sejarah macam apa yang dipakai Persib ketika "persib boleh disaksikan penonton, tapi bobotoh dilarang"?*

    *Penulis bernama Rahmat Kurnia, Part time writers, full time fathers.

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi @gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli