Teranyar

    Menyieun Polisi Tidur Ada Aturannya!

    5 November 2017 18:14
    Polisi tidur bagian jalan yang ditinggikan berupa tambahan aspal atau semen yang dipasang melintang di jalan untuk pertanda memperlambat laju/kecepatan kendaraan. Dalam bahasa Inggris disebut speed bump ini sering ditemui di jalan-jalan kecil menuju pemukiman.

    Tapi kebanyakan polisi tidur dibuat tidak sesuai dengan peraturan, sehingga bisa menjadi membahayakan atau membuat sangat tidak nyaman bagi pengendara bermotor. Padahal terdapat peraturan dalam membuat polisi tidur tersebut.

    Ieu Rame Lur: #PersibWorld Robin van Persie Goes To Persib ?

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini...

    Mengenai aturan teknis pembuatan polisi tidur terkandung pada peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM.3 tahun 1994 Pasal 6, yang berbunyi pembatas kecepatan kendaraan harus dibuat dengan ketinggian maksimal 12 cm, lebar minimal 15 cm, dan sisi miring dengan kelandaian maksimal 15%.

    Apabila hal tersebut dilanggar, maka siap-siap dengan sanksi yang.tertuang dalam peraturan No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan, pasal 274 dan 275.

    Pasal 274 menyebutkan setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan kerusakan dan atau gangguan fungsi jalan seperti yang dimaksud dalam pasal 28 ayat 1 dapat dipidana penjara paling lama satu tahun atau denda paling banyak Rp 24.000.000.

    Kemudian pada pasal 275 ayat 1,setiap orang yang melakukan perbuatan yang mengakibatkan gangguan pada fungsi Rambu Lalu Lintas, Marka Jalan, Alat pemberi isyarat lalu lintas, fasilitas pejalan kaki dan alat pengaman pengguna jalan sebagaimana dimaksud dalam pasar 28 ayat 2 dipidana kurungan paling lama satu bulan dan denda paling banyak Rp 250.000. (Nizar Ulman)

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, silahkan kontak WA 089662541246 lalu klik di sini dan ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK11)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli