Teranyar

    Muslim Rohingya Bisa Mengungsi di Ponpes-ponpes Kota Tasikmalaya

    5 September 2017 16:56
    Pembantaian dan kekerasan yang menimpa Muslim Rohingya di Myanmar, telah menyebabkan dua reaksi dari banyak orang di dunia mencuat: geram dan prihatin. Geram lantaran kekejaman yang dilakukan oleh pemerintah bersama sebagian masyarakat sipil di Myanmar, telah melampaui jauh dari batas-batas kemanusiaan.

    Namun di sisi lain, perasaan prihatin pun muncul jika melihat kepada para korban kekerasan itu, yakni etnis Rohingya yang mayoritas beragama Muslim. Dari perasaan prihatin ini, banyak orang di dunia berupaya menyalurkan bantuannya kepada mereka dengan berbagai cara.

    Salah satunya, apa yang diupayakan oleh pesantren-pesantren di Kota Tasikmalaya. Melansir pikiran-rakyat.com pada Selasa (5//9/2017), KH. Aminuddin Bustomi selaku perwakilan dari pesantren Kota Tasikmalaya, menuturkan bahwa pesantren-pesantren di Tasikmalaya siap menampung masyarakat Muslim Rohingya yang mengungsi karena menjadi korban kekerasan di negaranya.

    Ieu Rame Lur : Kompak ! Garuda di Medsos Punggawa Timnas Indonesia U-19 !

    "Tidak ada alasan tolak pengungsi di tampung ke ponpes (pondok pesantren), mereka terzalimi jadi banyak berkah kalau menampung mereka," bebernya kepada wartawan.

    Menurutnya lagi, saat ini pengungsi dari Rohingya sudah sampai di Provinsi Aceh. Dan, para pengusngsi itu tidak akan mungkin ditempatkan di satu titik saja, melainkan akan disebar ke seluruh wilayah Indonesia.

    "Kalau itu (disebar) dilakukan kapan pun kami siap," pungkas Aminuddin. (bobotoh.id/Rio Rizky) (Foto : Ilustrasi/Reuters/Darren Whiteside)

    Editor : HL

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli