Teranyar

    Pemain & Fans : Ketika Kamu Mirip.....

    29 September 2017 09:23
    Beberapa waktu lalu, isu tentang Persib di media sosial sempat dibuat geger. Kali ini bukan perihal gosip pemain anyar, atau manajemen yang dinilai terlalu menggerecoki ruang ganti. Masalahnya kali ini adalah, seorang bobotoh bernama Ridwan, mengunggah foto tangkapan layar yang berisi percakapannya dengan salah satu pemain Persib. Pemain itu adalah Raphael Maitimo.

    Ya, Ridwan yang diketahui merupakan salah satu fans dari Maitimo, ketika itu ternyata mendapat perilaku yang kurang mengenakan dari idolanya tersebut. Di foto tangkapan layar yang sempat diunggah Ridwan ke media sosialnya itu, tampak isi pesan dari Maitimo yang menunjukkan kegeramannya pada Ridwan.

    Ieu Rame Lur : Supardi : Saya Respek Sama Henhen !

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini...

    Sebetulnya, Ridwan tidak pernah sekalipun merugikan Maitimo. Sebagai fans, Ridwan tidak pernah sekalipun mencemarkan apalagi menjelek-jelekan nama baik Maitimo. Maitimo geram kepadanya hanya karena alasan yang, terus terang saja, kurang masuk akal.

    Diduga Maitimo tidak suka dengan gaya Ridwan yang memirip-miripkan diri dengannya. Memang wajah Ridwan sekilas mempunyai kemiripan dengan Maitimo. Lekuk rahang dan bentuk mata adalah dua hal yang paling menonjol kemiripannya. Dan Maitimo tidak menyukai hal ini. Ditambah lagi Ridwan yang sebelumnya menggunakan nama 'Maungtimo' (julukan Maitimo) untuk nama user di akun pribadi media sosialnya, dianggap Maitimo sebagai: cari sensasi.

    Kegeraman Maitimo kepada Ridwan, menunjukkan ketidaksiapan Maitimo menjadi seorang atlet yang diidolakan oleh seseorang. Maitimo tidak bisa memaksa Ridwan, agar tidak memiliki wajah yang nyaris serupa dengan dirinya. Karena sejatinya, seorang manusia yang lahir ke muka bumi, tidak bisa 'memesan' dengan wajah seperti apa ia ingin dilahirkan. It's given, not earned.

    Di sisi lain, Maitimo juga tidak bisa mengatur-ngatur Ridwan tentang bagaimana cara seorang fans mendukung dirinya. Selama itu tidak merugikan nama baiknya, Maitimo tidak punya hak untuk mengatur-ngatur Ridwan, harus begini-harus begitu. Karena itu menyangkut cara seseorang berekspresi. Dan kebebasan berekspresi atau berkreatifitas, adalah salah satu kemewahan yang dimiliki oleh manusia.

    Jika menggunakan nama 'Maungtimo' saja dipermasalahkan, saya sarankan Maitimo gunakan mesin pencari di media sosial, untuk melacak berapa ratus ribu orang yang menambahkan kata 'Ronaldo', 'Lampard' atau 'Messi' untuk nama akunnya.

    Dan Maitimo bukan satu-satunya pemain Persib yang mempunyai fans dengan wajah serupa. Rekan dekatnya, Sergio van Dijk, juga memiliki seorang fans sekaligus kembaran bernama Yanto, yang sering berkeliaran di sekitar terminal Leuwi Panjang, Bandung. Belum lagi Febri Haryadi yang memiliki 'saudara jauh' asal Pangandaran bernama Jalaludin. Apakah Sergio dan Febri merasa terganggu dengan hal itu? Tentu saja tidak.

    Itu baru untuk konteks lokal. Belum untuk konteks internasional. Di Iran sana, ada seorang pemuda bernama Reza Paratesh yang mempunyai kemiripan dengan bintang Barcelona, Lionel Messi. Bulan Mei 2017 lalu, ia bahkan sampai diamankan kepolisian karena banyaknya orang yang meminta foto dengannya. Ia juga dengan sengaja menumbuhkan janggut agar semakin mirip dengan Messi.

    Ketika seseorang mengidolakan seorang tokoh, dorongan-dorongan untuk meniru segala hal dari idolanya, akan terjadi secara alamiah. Dan hal tersebut agaknya tidak merugikan siapapun. Sebaliknya, malah saling menguntungkan. Atau dengan kata lain, meminjam istilah biologis, terjadi simbiosis mutualisme antara keduanya.

    Karena seorang tokoh, tidak akan bisa mempunyai nama besar jika tidak ada fans yang senantiasa mendukung atau menyukai dirinya. Oleh karenanya, seorang tokoh selalu membutuhkan fans untuk terus mendongkrak karir dan nama besarnya.

    Sebaliknya, seorang fans pun butuh diakui segala kecintaanya oleh tokoh yang diidolakannya. Bentuknya bisa beragam. Dari hal paling kecil misalkan bersedia untuk berfoto dengannya ketika fans tersebut meminta foto bersama. Hingga hal yang paling besar dengan misal mengadakan pertemuan dengan fans beberapa kali dalam sebulan untuk sekedar berbincang. Hal itu mungkin sepele di mata seorang tokoh, tapi akan sangat berarti untuk fansnya.

    Kita bisa belajar tentang bagaimana cara menghargai fans ini kepada salah satu megabintang sepak bola dunia, Cristiano Ronaldo. Usai bertanding melawan Austria di Piala Eropa 2016 lalu, seorang fans Ronaldo tampak berlari ke tengah lapangan mengejar CR7. Dia rupanya ingin mengajak Ronaldo melakukan foto bersama.

    Tampak beberapa petugas keamanan mencoba menghalangi pria tersebut. Namun Ronaldo langsung berdialog dengan petugas keamanan tersebut agar tidak melarang fansnya itu. Ronaldo pun lalu ber-selfie ria dengan fansnya.

    Begitulah seharusnya hubungan antara fans dan idola terjalin. Seperti dituliskan sebelumnya, jika hal tersebut terjalin maka akan tercipta suatu simbiosis yang saling menguntungkan antara keduanya.

    Dalam liputan khusus kali ini, BobotohID akan mengulas perihal simbosis pemain Persib dan fans. Seperti biasa kami akan menyajikan pandangan-pandangan dari berbagai kalangan. Mulai dari pemain senior, pelatih SSB, bobotoh, hingga pandangan ahli seperti psikolog. Simak semua ulasannya hanya di BobotohID. (bobotoh.id/Rio Rizky)

    Editor : HL

    Berita Terkait : 

    1. 6.200+ Bobotoh : Selain Skill, Attitude Pemain Harus Bagus !

    ---------------------------------------------------------------------------------------------------

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, mangga klik di sini lalu ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK09)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli