Teranyar

    Pendamping Setia

    6 October 2017 10:05
    Di dunia perfilman, aktor dan aktris memegang peranan vital karena merekalah yang mengubah rangkaian kata-kata narasi menjadi ragam obrolan, gerak, dan aksi. Sedangkan untuk di dunia sepak bola, para pemain lah yang memegang peranan utama itu. Di atas lapangan, mereka menerjemahkan strategi pelatih menjadi penempatan posisi, kecepatan transisi, hingga arah lari.

    Sebagai pelaku yang memerankan langsung sebuah peran penting di bidangnya masing-masing itu, aktor dan pesepakbola memiliki satu kesamaan: merekalah yang paling banyak mendapat sorotan dari setiap orang yang menyaksikannya. Alhasil, mereka jugalah yang akan paling banyak dikenal oleh khalayak.

    Ieu Rame Lur : Senjata Baru Suporter Sepak Bola Zaman Now !

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini...

    Padahal, di balik tampilnya mereka di ranahnya masing-masing, ada peranan sekumpulan orang yang, sama sekali tidak bisa disepelekan.

    Untuk di dunia perfilman, di balik tampilnya seorang aktor yang memerankan cerita, ada peranan sutradara, kameramen, penulis skrip, hingga perias untuk menunjang peforma sang aktor. Sedangkan di dunia sepak bola, sebelum dan sesudah seorang pemain tampil di atas lapangan hijau, ada peran penting dari tim pelatih, panitia pelaksana pertandingan, supir bus tim yang mengantar mereka ke Stadion, hingga peranan kit-man tim yang menyiapkan sampai membersihkan jersey dan sepatu mereka sesudah digunakan.

    Orang-orang tersebut selalu setia mengikuti di manapun tim berlaga dan berlatih. Tanpa mereka, sebuah pertandingan sepak bola akan terganggu, bahkan bukan tidak mungkin urung dihelat.

    Selain untuk urusan hal-hal yang bersifat teknis, seperti yang telah disebutkan di atas, kerap kali mereka pun juga punya peran besar untuk urusan non-teknis. Ini bukan omong kosong, kita bisa belajar dari seorang pria bernama Neil Baldwin. Ia adalah seorang kit-man di klub asal Inggris, Stoke City, dan punya jasa besar bagi klub berjuluk The Potters tersebut.

    Waktu itu tahun 1991. Baldwin yang sudah sejak lama mengidam-idamkan untuk bisa bekerja di Stoke City, akhirnya mampu mewujudkan mimpi itu.

    Kisah masuknya Baldwin sebagai kit-man di Stoke City ini cukup dramatis. Kala itu, ia sedang menghadiri penyambutan pelatih baru Stoke, Lou Macari. Di acara penyambutan tersebut, bersama para pendukung Stoke lainnya, Baldwin tidak henti-hentinya meneriakkan nama Macari agar bisa membawa Stoke ke Divisi Utama Liga Inggris.

    Tanpa sepengetahuan Baldwin, sedari tadi Lou Macari ternyata sudah memperhatikan gerak-gerik Baldwin yang dirasa cukup 'ganjil'. Akhirnya Macari pun mendekati Baldwin dan mengajaknya berbincang. Setelah berbincang, entah karena rasa iba atau didasari kebutuhan, Macari pun akhirnya menawarkan Baldwin sebuah pekerjaan sebagai kit-man di Stoke. Tanpa pikir panjang, Baldwin pun segera menyetujui tawaran Macari.

    Semenjak Baldwin menjadi kit-man di Stoke, ruang ganti pemain Stoke seketika berubah menjadi sangat cair dan penuh canda tawa. Baldwin sangat mampu membuat suasana ruang ganti tak ubahnya seperti suasana ruang keluarga yang penuh kehangatan. Bahkan sesekali ia kerap diperintah Macari untuk menjadi motivator tim sebelum pertandingan.

    Dan Stoke pun segera merasakan efeknya. Ketika suasana tim begitu kondusif, prestasi pun menjadi lebih mudah diraih. Stoke City akhirnya mampu menembus Divisi Utama Liga Inggris musim 1992/1993.

    Begitulah contoh bagaimana seseorang yang notabene jarang terendus khalayak ramai dan kurang diketahui oleh suporter sebuah tim, justru memiliki peran serta jasa yang sangat besar di tim yang bersangkutan. Sebagaimana peran jantung di dalam tubuh, tidak terlihat oleh kasat mata namun sangat vital keberadaannya.

    Liputan khusus BobotohID kali ini akan mengulas orang-orang seperti itu di tim Persib. Mereka yang kerap kali jarang tersorot oleh lensa kamera, tetapi justru punya kontribusi besar bagi tim. Mereka nyaris selalu mendampingi Persib saat latihan, dan membuntuti Persib ketika bertanding.

    Kami akan mewawancarai orang-orang hebat tersebut dari mulai yang sehari-hari dekat dengan tim seperti dokter, kit-man, dan fisioterapis. Selain itu, kami juga akan mewawancara mereka yang keberadaannya bukan di tim, tetapi punya peranan sama pentingnya. Mereka seperti panitia pelaksana pertandingan, media officer, sampai sekretaris tim.

    Semoga hal ini bisa membuat para bobotoh mengetahui, bahwa di balik mengkilapnya sepatu Essien dkk., ada peranan kit-man tim yang selalu setia mencuci sepatu-sepatu itu sehabis dipakai. Atau di balik kuatnya otot-sendi Hariono, Ezechiel, dan kolega, ada peranan fisioterapis juga masseur yang senantiasa selalu sigap memperhatikan kebugaran otot-otot pemain.

    Simak semua ulasannya, hanya di BobotohID. (bobotoh.id/Rio Rizky)

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, silahkan kontak WA 089662541246 lalu klik di sini dan ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK10)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli