Teranyar

    Perilaku Konsumen: Waktu Sahur Waktunya Balanja Onlen!

    19 June 2017 16:02
    Hasil riset iPrice yang dilansir laman pikiran-rakyat.com, Senin, 19/6/2017 cukup menarik. Menurut iPrice pada bulan puasa, masyarakat Indonesia dewasa ini cenderung gemar berbelanja secara online.

    Website iPrice Indonesia melakukan riset pengunjung mereka yang dibagi dalam dua termin, 22 April 2017 hingga 4 Mei 2017 dan 27 Mei 2017 hingga 8 Juni 2017. Riset ini dilakukan terhadap lebih dari 400.000 pengunjung website mereka.

    Berdasarkan riset tersebut, mereka mendapatkan tiga temuan menarik mengenai konsumen online di Indonesia.

    Ieu Rame Lur: Kisah Nyata: The Power of Dua Puluh Rebu!

    1. Pria ungguli wanita belanja online di waktu sahur

    Dari hasil pengamatan iPrice, jika dibandingkan dengan periode dua minggu sebelum Ramadan, ada peningkatan pengunjung situs belaja online yang fantasis pada pukul 5-6 pagi, yaitu sebesar +400%.

    Pada bulan Ramadan, masyarakat Muslim di Indonesia bangun lebih awal sekitar pukul 3 - 4 pagi untuk mempersiapkan dan menyantap sahur. Setelah sahur, mereka memiliki beberapa jam senggang yang bisa digunakan untuk bersiap-siap menjalankan hari, baik sekolah, kuliah, atau bekerja.

    Dari data yang didapatkan, bisa disimpulkan bahwa salah satu kegiatan yang dilakukan masyarakat pada pagi hari adalah mencari barang, promosi dan juga diskon dari toko-toko online.

    Temuan menarik lain yang mereka temukan adalah pada pukul 5-6 pagi, jumlah konsumen online pria lebih banyak 4–5% dari wanita. Di sini bisa dilihat bahwa pria cendrung menggunakan waktu paginya untuk mencari produk dan juga penawaran dari toko online.

    2. Wanita ungguli pria di jam istirahat siang 

    Selain pagi hari, data mereka juga menunjukan lonjakan yang cukup signifikan pada jam istirahat siang, pukul 12-13 siang. Jika dibandingkan dengan periode dua minggu sebelum lebaran, ada peningkatan cukup tinggi pada rentang waktu itu sebesar +50%.

    Walaupun puasa, masyarakat yang sekolah, kuliah atau bekerja juga membutuhkan waktu istirahat sejenak dari tugas-tugas yang harus diselesaikan. Jika pada periode sebelumnya, masyarakat menggunakan waktu istirahat siang untuk makan dan minum, namun tidak pada bulan Ramadan. Waktu makan siang itulah yang diduga digunakan masyarakat untuk mencari produk atau promosi dari toko-toko online.

    Pada jam siang, jumlah konsumen wanita lebih banyak 5% dibandingkan pria. Jika dibandingkan dengan poin sebelumnya, bisa melihat bahwa konsumen wanita lebih aktif melakukan belanja online pada siang hari.

    3. Pertumbuhan konsumen baru pria lebih tinggi dari wanita

    Pertumbuhan jumlah konsumen baru pria lebih besar dari wanita pada periode Ramadhan. Dibandingkan dengan periode dua minggu sebelum, konsumen baru pria meningkat 45%, sedangkan peningkatan konsumen baru wanita hanya sebesar 33%.

    Konsumen pria mengetahui bahwa akan banyak diskon dan juga promosi khusus dari toko-toko online pada bulan Ramadhan. Sehingga, para pria yang memiliki "misi" atau ingin membeli sesuatu, memanfaatkan momentum Ramadhan untuk berbelanja online. Hal ini yang menyebabkan jumlah pertumbuhan konsumen baru pria lebih tinggi dari wanita. (Bobotoh.id/RCK)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli