Teranyar

    Persib Bangkit Bersama Emral Abus

    6 September 2017 10:00
    Bertandang ke markas Sriwijaya FC di Stadion Jaka Baring (Palembang), Persib kembali dengan pelatih barunya Emral Abus dan mampu mempermalukan tuan rumah dengan skor telak 1-4 pada pertandingan pekan 22 Liga 1. Ini adalah debut perdananya mengawali dengan kemenangan yang gemilang sang pelatih Emral Abus bersama Persib, juga membuktikan bahwa Persib Bandung di putaran kedua bangkit dan terus mengalami peningkatan di setiap pertandingan.

    Emral Abus yang pernah menangani Persib di AFC 2015, di dampingi seorang asisten pelatih Herrie Setyawan di pertandingan tandangnya melawan Sriwijaya FC membuktikan perpaduan antara dua sosok yang menunjukan kepada publik sepak bola bahwa kedua sosok tersebut menggunakan peranya masing-masing sesuai dengan kemampuan yang di miliki sehingga permainan Persib lebih berbeda serta mengalami peningkatan, terbukti dengan adanya rotasi pemain seperti menyimpan Atep juga Maitimo di bangku cadangan sesuai dengan kebutuhan tim ketika melawan klub yang di hadapi bukan baik atau buruknya ketika di simpan di bangku cadangan.

    Memenangkan pertandingan di kandang lawan merupakan kebanggaan tersendiri bagi siapa saja peserta Liga 1 apalagi dengan skor yang cukup telak dan memuaskan dengan skor 4-1, dua gol diciptakan di babak pertama oleh Ezechiel, Essien dan dua gol sisanya di babak kedua pemain timnas U-22 Febri Heryadi dan Blly Kerap yang masuk sebagai pemain pengganti sedangkan gol balasan Sriwijaya FC di ciptakan pada menit akhir, meskipun sebenarnya banyak peluang tim tuan rumah Sriwijaya FC yang tidak berbuah gol dan ini adalah bisa di katakan bukan harinya klub dari kota Palembang yaitu Sriwijaya FC.

    Ieu Rame Lur : Belasungkawa untuk Catur dari Presiden AFC!

    Debut perdana Emral Abus di barengi dengan striker barunya Ezechiel yang di datangkan dari Chad (Afrika Tengah) merupakan debut awal yang gemilang bersama Persib dengan di dampingi seorang Asisten pelatih lebih mengenal karakter pemain Persib perlu di beri apresiasi karena cepatnya beradaptasi antara pelatih dengan timnya di bantu oleh asisten yang sebelumnya merupakan pelatih sementara menggantikan Djadjang Nurdjaman yang mengundurkan diri di putaran pertama.

    Perbaikan Persib dengan mengevaluasi pelatih juga pemain nampaknya berhasil dengan mendatangkan pelatih baru juga striker baru terbukti Persib mengalami peningkatan dari sebelumnya, meskipun sebenarnya terlambat dalam memperbaiki tim sehingga Persib cukup membutuhkan proses untuk naik ke papan atas dengan syarat selalu gemilang di setiap pertandingan.

    Kebangkitan Persib di putaran kedua sangat di harapkan oleh Bobotoh juga karena di putaran pertama performanya tak kunjung membaik dan mengharapkan pelatih juga pemain baru yang berposisi sebagai striker, kini harapan Bobotoh yang selalu loyal mendukung Persib secara langsung dengan datang ke stadion atau menyaksikan lewat layar televisi, kini Persib bersama pelatih baru Emral Abus yang di dampingi oleh asisten Herrie Setyawan yang lebih mengenal karakter para pemain Persib kembali meramaikan Liga kasta tertinggi di negeri ini yaitu Liga 1 yang akan kembali siap bersaing dengan tim lain yang berada di posisi klasmen di atasnya dan menghibur kembali para Bobotoh yang merupakan suporter Persib juga para pecinta sepak bola di negeri ini denga permainan terbaiknya.

    *Penulis bernama Agus Kusdinar seorang Kompasianer.

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi @gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli