Teranyar

    Persib Butut? Siapa Yang Salah?

    26 September 2017 13:55
    Persib Bandung kembali mengalami hasil pertandingan yang tidak sesuai dengan harapan bobotoh. Setelah imbang melawan Semen Padang dan Bali United kini giliran Bhayangkara FC yang sukses mencuri poin di kandang Persib. Persib Bandung mengalami hasil imbang berturut - turut jelas bukan modal yang baik bagi Persib untuk maju ke peringkat atas. Kita harus menyalahkan siapa? Entahlah.

    Jika ditanya Persib seperti itu salah siapa dan kenapa bisa mengalami hasil yang buruk setelah imbang berturut - turut di kandang sendiri. Tidak ada yang tahu siapa yang sebenarnya memang salah tentang hasil buruk Persib.

    Persib buruk karena stadion? Persetan dengan perkataan orang - orang bahwa ada maung di stadion jalak. Kenapa? Karena menurut kepercayaan saya, tidak ada tuh yang seperti itu. Kecuali, aura/mental para pemain saat bermain di stadion tertentu. Jadi, mau main di stadion GBLA atau di Si Jalak atau di Camp Nou sekalipun, kalau memang aura/mental para pemain lemah ya ga ada pengaruh mau main di stadion mana pun, hasil nya akan tetap sama.

    Persib buruk karena waktu kick off? Yakin nih gara - gara kick off? Bukannya pas zaman 2014 saat Persib berhasil meraih Juara di kompetisi ISL itu suka main sore ya? Baik kandang atau tandang. Saya rasa kurang tepat kalau memang menyalahkan waktu kick off.

    Persib buruk karena pelatih? Hmm... Bukan juga nih kaya nya. Kenapa? Bukannya pelatih sekarang itu kan lisensi nya udah A-AFC? Emang coach Djanur engga? Bahkan coach Djanur sudah sangat berpengalaman untuk melatih Persib Bandung. Ga percaya? Persib Bandung bisa meraih juara ISL tahun 2014 buktinya! Tapi kenapa saat mengikuti kompetisi Liga 1 tidak sesuai dengan ekspektasi? Sebaiknya nanti saja kita bahas.

    Menyalahkan stadion sudah, menyalahkan waktu kick off sudah, menyalahkan pelatih sudah. Lalu, apalagi/siapa lagi yang harus kita salahkan? Menurut saya ada dua faktor yang menyebabkan Persib seperti ini. Apa itu?

    Ieu Rame Lur : Indonesia Jadi Tuan Rumah PD 2034, Ini Kata Presiden

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini... 

    Pertama, menurut saya yang salah ada pada bobotoh sendiri. Kenapa? Bobotoh/pendukung persib sebenarnya ada dua bagian. Ada Penonton, dan ada Suporter. Apa bedanya sih? Penonton sebenarnya adalah segerombolan orang yang datang ke stadion hanya untuk menonton pada saat laga berlangsung. Sama dong seperti halnya kita menonton Persib di layar televisi? Yap benar sekali! Sedangkan Suporter adalah segerombolan orang yang datang ke stadion yang tujuan utamanya adalah untuk menyuport atau mendukung tim kebanggaannya dengan harapan tim kebanggaanya menang!

    Kenapa di beda - beda kan? Padahal kan sama - sama pergi ke stadion? Sesungguhnya itu sangat - sangat beda sekali, dan sebenarnya saya sungguh membutuhkan seseorang yang menjadi suporter, bukan malah jadi penonton. Kenapa? Karena saat kita nge-chants atau ber-koreo itu sangat berpengaruh pada mental para pemain. Dengan harapan, semangat para suporter bisa mengalir pada tubuh para pemain. Jelas?

    Kedua, Adanya masalah di dalam internal Persib. Kenapa saya malah menyalahkan internal Persib? Menurut saya jika Persib ingin bagus perbaiki dulu masalah internalnya, Internal dalam maksud apa? Pemain mungkin? Atau manajemen mungkin? Mungkin kalian tau sendiri tentang masalah dari manajemen Persib sendiri, saya tidak akan mengeluarkan pendapat saya mengenai manajemen Persib, karena jika saya membocorkan kebobrokan dalam hal manajemen Persib, mungkin saya akan dijemput oleh mobil avanza hitam:) Kalian pasti tau lah:) Atau karena masalah pemain? Kalian pasti tau pemain Persib siapa saja, kalian pasti tau betapa mahalnya pemain Persib jika dibandingkan dengan klub lain, betapa banyak pemain bintang di tim Persib. Jadi jika kita terpaku hanya menyalahkan para pemain kenapa bisa Persib jadi seperti ini itu salah besar.

    Kita bisa menargetkan siapa yang salah. Menurut saya pelaku utama yang harus di salahkan adalah para manajemen Persib. Kenapa? Karena sesungguhnya pemain bintang belum tentu bagus, belum tentu cocok main di Persib. Jika saya diberi pertanyaan kepada para manajemen saya akan menanyakan kenapa manajemen persib bisa dengan mudah nya membeli pemain? Dari sponsor kah? Dan, kenapa malah manajemen yang mencari pemain? Kenapa bukan pelatih yang mencari dan mengusulkan pada manajemen? Maafkan saya yang sotau ini, saya seperti ini sesungguhnya karena salah kalian juga para manajemen. Kenapa? Karena jika kalian lebih transparan tentang ada apanya di dalam klub Persib, mungkin tidak akan ada orang yang sotau tentang klub Persib:)* (Foto : Ilustrasi)

    *Penulis adalah bobotoh bernama Hendry Dwi Saputra, salah satu anggota Viking SMKN 2 Bdg

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi @gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya. Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, mangga klik disini lalu ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK09)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli