Teranyar

    Persib, Maung 'Ompong' Yang Tidak Lagi Menakutkan!

    22 October 2017 20:59
    Awal musim 2017 merupakan hal yang seharusnya jadi momentum kebangkitan Persib setelah melempem di liga kopi 2016 lalu. Setelah pembekuan terhadap PSSI dicabut,kemudian kompetisi liga Indonesia kembali digelar secara resmi.

    Persib merupakan salah satu klub yang paling semangat dan terdepan untuk melakukan pembenahan, dengan arsitek yang sama saat itu Djajang Nurjaman, pemain-pemain baru mulai berdatangan seperti dipanggil kembali Supardi Nasir, Wildansyah,Matsunaga, Dedi Kusnandar dan Ahmad Jufriyanto.

    Ieu Rame Lur: Babak I: Maung Ngora Mengegel Barito Putera U19!

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini...

    Tak tanggung-tanggung pemain dunia sekelas Essien dan Carlton Cole pun didatangkan dan tentu saja itu menjadi pembicaraan hangat masyarakat pencinta sepak bola Indonesia. Ditambah uji coba demi uji coba dilakukan oleh tim Persib dengan tujuan melihat pemain-pemain yang siap menjadi starting line up nantinya setelah liga dimulai.

    Mengejutkan ketika uji coba dengan Bali United di Bandung, Persib harus kalah dengan Bali United 1-2, terlihat bahwa pemain Persib masih belum nyaman dengan pola permainan mereka sendiri. Tapi saat itu staff pelatih hanya mengelak bahwa ini masih uji coba agar menjadi pelajaran saat kompetisi sesungguhnya bisa lebih baik.

    Liga pun dimulai pertandingan pertama, Arema menjadi lawan tangguh pada partai pembuka di GBLA. Hasilnya pun draw.

    Pertandingan-pertandingan selanjutnya pun banyak yang berakhir 'remis' di kandang. Seperti salah satu contoh lawan Borneo, Persela dan lainya.

    Adapun yang menjadi korban pertama adalah head coach itu sendiri Djanur. Dan puncaknya pada putaran kedua hasil remis dikandang menjadi rekor terbanyak bagi Persib sepanjang sejarah. Walaupun mereka sudah mempunyai ujung tombak baru Ezzechiel ‘Aliando’.

    Seolah Persib sudah kehilangan kepercayaan diri jika bermain di Bandung, pola permainan hanya bagus didalam penguasaan bola, setelah masuk seperempat pertahanan lawan pemain pun bingung bola harus dikemanakan.

    Permainan seperti ini sangat teramat mudah dibaca lawan, lawan hanya bermain di belakang garis tengah pertahanan mereka. Setelah bola bisa terambil alih, mereka akan melakukan counter attack dengan sangat cepat ke jantung pertahanan Persib. Contohnya nyata saat menjamu Semen Padang, merekahanya butuh dua pemain saja untuk membobol gawang Persib.

    Strategi yang terbaca oleh lawan membuat lawan sudah mengerti dan begitu sangat memahami pola permainan Persib. Oleh karena itu mereka sangat tak gentar saat menghadapi Persib karena pola permainan yang tidak berubah dan sangat mudah terbaca dan diantisipasi.

    Saat ini kondisi Persib sangat sulit, tekanan sangat teramat besar pada manajemen, pelatih, dan juga pemain. Apa yang dapat kita lakukan sebagai bobotoh?

    Dalam kondisi apapun kita selalu sempatkan menonton pertandingan entah itu di televisi ataupun stadion yang berharap Persib dapat 3 point saja untuk membuat bobotoh kembali dapat tersenyum. GWS PERSIB! (Bobotoh.id/Ricky N.Sas)

    Ditulis oleh Tubagus Axell Aditya yang bercuit dengan akun Twitter @tubagusaxell.

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, silahkan kontak WA 089662541246 lalu klik di sini dan ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK10)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli