Teranyar

    Persib Zaman Now Seharusnya (Tidak) Begini!

    15 October 2017 15:34
    Para fans Persib Bandung di era 2000-an (Tahun 2000 Persib Bandung lolos ke babak 8 besar di Liga Indonesia format dua wilayah dengan materi semua pemain lokal) era beberapa tahun setelahnya,mungkin pernah menjadi saksi hidup bagaimana Persib berjibaku di zona play off degradasi-bertahan di Liga Indonesia.

    Atmosfir saat itu, tentu sangat berbeda jauh dibanding saat ini. Disebabkan materi pemain pas-pasan, sumber pendanaan terbatas (masih bertumpu APBD) fasilitas pendukung apa adanya (Stadion Siliwangi dan tempat latihan, kalah kelas dengan homebase sekarang) dengan nafas dan dukungan bobotoh Persib akhirnya bertahan dan berkembang hingga sekarang.

    Ieu Rame Lur: Persib Dihadang, Bobotoh Jangan Baperan!

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Di Sini...

    Profesionalisme pemain yang dulu didukung oleh loyalitas, dan spirit luar biasa. Meskipun semua sama-sama tahu bahwa pemain Persib dulu tidak seberapa mewah dengan pemain Persib saat ini baik itu gaji ataupun fasilitas dari klub.

    Secara historis dan filosofis, Persib Bandung memiliki julukan angker sebagai tim “jago kandang” karena tim yang bertamu ke Bandung, dominan selalu kalah. Apalagi di era awal Stadion Jalak Harupat sebagai homebase, lawan selalu kesulitan mencuri poin.

    Terhitung sejak beberapa musim berturut-turut 2014-2016 Persib belum pernah kalah di kandang di kompetisi resmi (era ISL dan ISC). Laporan yang digali media, dari para pemain Persib dulu, pemain begitu termotivasi dengan lautan biru bobotoh, bermain dengan hati dan tentu siap bermain mati-matian di lapangan.

    Sama halnya, dengan bobotoh yang tentu tidak diragukan lagi. Karena, pemain mungkin saja berfikir untuk “ingin’ bertahan (tidak cedera) berkarir sedangkan bobotoh berkarir ya sebagai penonton abadi (‘Apal Eleh, hoream nonton tapi angger we da panasaran nonton terus nepi akhir)”, karena dalam diri bobotoh. Hidup mati untuk Persib
    (banyakkorban yang benar-benar meninggal saat menonton buktinya).

    Rekor belum pernah kalah di kandang, masih terjaga dengan suci. Bahkan bisa saja sampai kompetisi berakhir, namun jika skornya imbang (remis). Persib tentu tidak “seharusnya” begini.

    Komentar Dirigen Viking Kang Yana Umar terkait prestasi Persib, “Tidak terlalu banyak berharap,minimal lolos degradasi”. Nada sarkas dan sindiran bagi Persib baik itu manajemen maupun pemain yang seharusnya menjadi pelecut bahwa Persib saat ini bukan tim yang layak berjuang di level low.

    Apalagibicara, infrastruktur, animo, fasilitas, sponsor dan marketing Persib yang berhasil dan paling top di Liga 1 ini. Wajar, dan tak perlu takut dan tak perlu resah Persib bangkrut.

    Gambaran saat ini, bicara Persib bukan lagi bicara Klub Sepakbola saja, tapi melampaui itu Persib itu Tradisi dan Kultur bagai darah yang mengalir, sepanjang bobotoh hidup Persib takkan pernah mati! Meskipun kalah, meskipun butut Persib tetap dicintai dan akan tetap seperti itu. Maaf, meskipun (suatu saat) degradasi!

    Banyak klub Eropa besar (meskipun tidak sebanding) sebagai analogi, sebagai klub yang butut sebab kalah beruntun atau gagal berprestasi dan di luar ekspektasi. Ada Chelsea, MU, Dortmund atau bahkan Juventus (yang pernah degradasi karena skandal Calciopoli). Mereka bisa saja terpuruk di satu musim, namun satu musim setelahnya (setidaknya) mereka selalu bangkit. Motif kuat yang memberikan perubahan (kebangkitan) tentu dari manajemen, manajer (pelatih), pemain dan juga supporter.


    Ditulis Oleh Dilan Imam Adilan. Penulis merupakan pembaca setia bobotoh.id di mana pun kapan pun. IG : @dilanimamadilan

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, silahkan kontak WA 089662541246 lalu klik di sini dan ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK10)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli