Teranyar

    PSIS vs PSPS Ricuh, Wasit Dikejar-kejar !

    22 November 2017 10:08
    Laga penentuan di grup Y babak 8 besar Liga 2 antara PSIS Semarang kontra PSPS Riau diwarnai kericuhan. Pelatih PSPS Marwal Iskandar mengaku tidak puas dengan keputusan wasit.

    Peristiwa berawal ketika salah seorang pemain PSPS dilanggar di kotak terlarang pada menit akhir pertandingan. Namun sang pengadil menilai hal tersebut bukanlah sebuah pelanggaran.

    Ieu Rame Lur : Pelatih Asal Brasil Memeunteun Febri Layak Main di Luar Negeri !

    Protes keras pun dilakukan pemain PSPS. Wasit yang merasa tertekan dengan protes tersebut memilih meniup peluit panjang sambil berlari ke arah ruang ganti.

    Keputusan wasit tersebut sontak membuat pemain dan offisal PSPS semakin berang. Bahkan salah seorang offisal PSPS berusaha mendekati dan memukul wasit tersebut.

    Usai laga, Marwal mengatakan jika dirinya tidak perlu menjabarkan tentang apa yang terjadi di lapangan.

    "Bisa dijabarkan sendiri, memang tensi tinggi dalam pertandingan ini berpengaruh pad pemain. Tapi awal dari semua itu adalah keberpihakan sang pengadil, media tolong ditulis ya," tegasnya dalam sesi jumpa pers, Selasa (21/11/2017) malam.

    Sementara itu, manajer PSPS, Alsitra mempertanyakan keputusan wasit yang meniup peluit sebelum laga usai.

    "Saya sebagai manejer yang bertanggung jawab atas kesalahan ini, tapi perlu diingat, waktu belum habis, kenapa wasit meniup peluit panjang? , Padahal ada kejadian di kotak 16, dia malah lari keluar, ini ada apa?," tegasnya.

    "Penyakit wasit ini-ini aja yang saya alami, kalau kami menang selalu dihubungi wasit dimintanya duit dan kami tak pernah ada janji-janji uang, itu semua wasit di indonesia dan saya alami sendiri, pertandingan belum abis dan kami tidak mengakui jika kami kalah," tukasnya.

    Laga PSIS kontra PSPS sendiri berkesudahan 1-1. Namun PSIS berhak lolos ke babak semifinal karena unggul selisih gol dari PSPS. (Raffy Faraz Ramadhan)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli