Teranyar

    Rawan Kecelakaan, Nama Tanjakan Emen Digentos!

    15 February 2018 19:36
    Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Budi Setiyadi melakukan peninjauan di tanjakan Emen, Subang, Jawa Barat. Budi mengatakan, untuk selanjutnya di lokasi tersebut akan ditambah fasilitas keselamatan jalan.

    Beberapa fasilitas tersebut, yaitu rambu chevron, pita penggaduh atau rumble strips, dan warning light. "Rambu chevron ini sendiri biasa disebut sebagai rambu pengarah tikungan karena memang memiliki fungsi untuk memperingatkan pengendara bahwa jalan di depannya merupakan jalan yang menikung," kata Budi, yang dilansir Republika.co.id Kamis (15/2/2018).

    Ieu Rame Lur: Sesmenpora Mementa Edy Rahmayadi Mundur!

    Dengan adanya rambu tersebut, Budi berharap pengguna lalu lintas jalan raya, terutama kendaraan bermotor roda dua atau lebih dapat mengatur kecepatannya. Dengan begitu bisa terhindar dari pagar pembatas di lokasi tersebut.

    Di sisi lain, Kemenhub dengan Komisi IV DPRD Jawa Barat, Jasa Raharja, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR sepakat untuk mengubah istilah yang sebelumnya disebut tanjakan Emen menjadi tanjakan Aman. Budi menjelaskan pengubahan nama tersebut paling tidak bisa menjadi hal yang positif untuk selanjutnya.

    "Ucapan adalah doa dan mudah-mudahan doa kita terkabul dan daerah sini (sekitar tanjakan Emen) menjadi daerah yang bebas dari kecelakaan lalu lintas," ungkap Budi.

    Sebelumnya, kecelakaan maut di tanjakan Emen terjadi dan menewaskan 27 orang dan 18 luka-luka. Setelah kejadian tersebut, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) turun tangan untuk menginvestigasi penyebab kecelakaan dan juga memeriksa kontur tanjakan Emen.(Bobotoh.ID/RCK. Foto: Pojok Jabar)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli