Teranyar

    Regenerasi Pemain : Persib Terilhami Ucapan Alan Hensen?

    22 September 2017 09:29
    Osvaldo Haay dinobatkan sebagai pemain termuda pada gelaran Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016 lalu. Kala itu, usia Osvaldo masih sangat belia, yakni 18 tahun. Namun di usianya yang masih belia tersebut, Osvaldo sudah dipercaya untuk bermain bersama tim senior Persipura Jayapura. Bahkan di akhir kompetisi, ia berhasil turut membawa Persipura meraih trofi ISC.

    Persipura memang dikenal rajin mengorbitkan pemain-pemain muda yang bertalenta setiap tahunnya. Untuk musim ini, ada nama striker muda Marinus Manewar yang cukup diandalkan oleh tim berjuluk Mutiara Hitam itu. Manewar pun turut berperan dalam membawa tim nasional Indonesia meraih medali perunggu di ajang SEA Games 2017 lalu.

    Bahkan kapten mereka saat ini, Boaz Solossa, sudah bergabung bersama tim nasional Indonesia saat usianya baru menginjak 18 tahun. Penampilan Boaz yang memukau di tim PON Papua, saat itu langsung tercium oleh pelatih tim nasional Indonesia, Peter White. Bahkan Boaz sempat mendapat julukan 'Anak Ajaib' ketika itu. Dan tanpa ragu Peter langsung memasukan Boaz ke dalam skuat tim nasional Indonesia untuk berlaga di ajang Piala Tiger 2004. Hingga sekarang, Boaz selalu menjadi langganan tim nasional Indonesia.

    Memberi kepercayaan kepada seorang pemain muda untuk bisa mendapat banyak menit bermain di kompetisi bersama tim senior, memang layaknya sebuah perjudian. Jika para pemain tersebut belum cukup siap mentalnya, maka performa sebuah tim pun pasti sedikit-banyak akan turut terkena imbasnya. Dampak terburuknya, barangkali tim tersebut harus merelakan gelar juara yang mereka idam-idamkan.

    Sebagaimana apa yang dikatakan seorang legenda Liverpool yang saat ini menjadi komentator di BBC Sport, Alan Hansen. Ia pernah berujar dengan telengas, "You can't win anything with kids." Atau kurang lebih berarti, "Kamu tidak dapat meraih apapun (red: gelar juara) bersama anak kecil (red: pemain muda)".

    Namun di sisi lain, bagaimana seorang pemain muda akan terasah mental bertandingnya, jika mereka jarang mendapat menit bermain di klub yang mereka bela. Ini semacam situasi yang cukup dilematis.

    Barangkali salah satu solusinya, adalah dengan mengadakan dan memperbaiki mutu kompetisi level usia muda. Semisal membenahi kompetisi U21.

    Namun, alih-alih melakukan pembenahan di kompetisi U21, pada musim ini PSSI malah menghapus kompetisi U21 tersebut. Padahal, pemain-pemain yang bermain di kompetisi U21, adalah mereka yang tinggal selangkah lagi bisa mencecap level senior, sehingga perlu semakin dimatangkan atau digodok kemampuannya di kompetisi U21.

    Ieu Rame Lur : Sebelum Laga, Persib Sempat Didatangi Para Mantan

    Mau Tiket VIP Persib Gratis? Klik Disini...

    Memang PSSI sempat 'menggantinya' dengan mengeluarkan aturan bahwa setiap klub peserta Liga 1, wajib memiliki minimal lima pemain U23 di Liga1 musim ini. Selain itu, setiap klub juga wajib memainkan minimal tiga pemain U23 tersebut, sejak dari menit awal laga.

    Tapi nampaknya, aturan tersebut bukan bertujuan untuk regenerasi pemain muda jangka panjang. Melainkan hanya untuk mengejar prestasi instan di ajang SEA Games 2017. Karena saat ajang SEA Games sudah berakhir, dan nyatanya timnas Indonesia gagal meraih medali emas, regulasi U23 pun dihapus oleh PSSI.

    Dengan dihapuskannya regulasi tersebut, maka pemain-pemain muda yang ada di Indonesia, kini kurang mempunyai saluran untuk unjuk gigi. Karena, regulasi kompetisi U21 pun sudah kadung dihapus. Satu-satunya cara yang saat ini bisa mereka perbuat, adalah dengan lebih bekerja keras, bertungkus lumus guna bisa menunjukkan kepada pelatih, bahwa mereka layak untuk main. Hal ini seperti yang dikatakan oleh pemain muda Persib, Gian Zola.

    "Agar mendapatkan kepercayaan pelatih, saya harus menunjukkan yang terbaik dalam tiap latihan," jelas Zola saat menanggapi dihapuskannya regulasi U23 oleh PSSI.

    Tampaknya hal tersebut akan menjadi tugas yang berat bagi Zola. Pasalnya, ia bermain di klub yang terbilang kurang bisa memberi kepercayaan kepada pemain-pemain muda. Persib tidak seperti Persipura, yang tidak ragu untuk memberi pemain-pemain mudanya kepercayaan untuk bisa banyak tampil di laga-lga pada kompetisi senior.

    Kira-kira, apakah yang membuat Persib terbilang lambat dalam melakukan regenerasi pemain muda? Apakah karena Persib yang selalu mengusung target juara, terilhami ucapan Alan Hansen yang sebelumnya disebutkan itu?

    Dalam liputan khusus kali ini, BobotohID akan coba mengulas hal tersebut. Kami akan menghadirkan pandangan dari mulai bobotoh, perwakilan federasi, pelatih, hingga pengamat sepak bola Bandung. Simak selengkapnya hanya di BobotohID. (bobotoh.id/Rio Rizky)

    Berita Terkait : 


    1. 2.900+ Bobotoh : Regenerasi Pemain di Persib Belum Berjalan !

    --------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, mangga klik disini lalu ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Reseller : RDK09)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli