Teranyar

    Republik Maung: Marah? Itu Alamiah, Tapi Mengontrog Ke Lapangan Itu...

    9 June 2017 22:49
    Anthony Sutton memberi konklusi yang menarik dalam tulisan di blognya mengenai insiden 'pitch invasion' (invasi lapangan) yang dilakukan Bobotoh juga Ultras Gresik. Wartawan sepakbola Asia yang menulis buku Sepak Bola The Indonesian Way of Life itu memberikan pandangan yang menarik.

    "We all get angry when our team loses. It's natural. Have you seen some of my tweets after Arsenal lose?! But we can't all go and invade the pitch in a bid to right a perceived wrong. We don't just trample on the playing surface, we trample all over football," tutupnya dalam artikel  berjudul "No Excuses For Pitch Invasions" (Tidak
    ada Alasan Untuk Menerobos Lapangan), yang dirilis di blognya, http://jakartacasual.blogspot.co.id/, 6/6/2017.

    Menurut Sutton, dengan memasuki lapangan pertandingan, kita bukan saja menginjak rerumputan. Tetapi juga menginjak-injak permainan sepak bola itu sendiri.

    Ieu Ramé Lur: Mangprang Malam: Pesan FU15, Harley Davidson Essien, Petaka Madura Utd!

    Dalam Pekan ke-9 Liga 1 kemarin, ada dua insiden supporter 'menggerudug' lapangan. Pertama Bobotoh pada saaat Persib kalah 2-0 oleh Bhayangkara FC. Lalu Ultras Gresik yang menggerudug lapangangan usai pertandingan antara Persegres vs Persela Lamongan.

    Sutton membandingkan perasaan Bobotoh dengan Ultras Gresik. Bootoh marah karena Persib kalah di dua pertandingan terakhir, sedangkan Ultras Gresik marah karena Persegres GU baru menang satu kali saja.

    Sutton melihat keterkaitan antara insiden yang dilakukan Bobotoh dengan Ultras Gresik. Namun ia menilai, walau di Gresik lebih banyak suporter yang masuk ke lapangan, tetapi Bobotoh lebih menarik perhatian media massa.

    Namun ia tetap menilai bahwa intrik yang terjadi di tubuh Persib tetap disikapi dewasa oleh Bobotoh.

    "Sebagian besar penggemar cukup cerdas untuk mengetahui apa yang sedang terjadi didi belakang layar klub . Mereka hanya ingin semuanya selesai dengan cepat, sehingga semua orang bisa kembali mendukung klub sepak bola," tulisnya. (Bobotoh.id/RCK)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli