Teranyar

    Republik Maung : Persib itu Cinta !

    14 June 2017 16:07
    Beberapa hari ini sebuah surat dari akun Facebook Ketum dejek yang ditujukan untuk bobotoh cukup menyita perhatian banyak pihak, yah karena isinya ajakan perdamaian.

    Hal itu juga tak lepas karena respon positif langsung dari pentolan Bobotoh dan Ketum Viking di Instagram, otomatis dua hal ini viral dimana-mana khususnya di forum kegiatan supporter.

    Banyak orang diluar memperhatikan, wajar saja rivalitas kita “terhebat” se-Asia yang makin kesini memang bisa dibilang tergolong sadis. Pastilah hal itu yang mendorong kedua belah pihak ingin berdialog untuk merealisasikan perdamaian yang mungkin sebenarnya sudah menjadi mimpi diantara kita.

    Tapi , seperti dua bagian mata uang, hal ini tentu ada pro-kontra meskipun yang ingin berdamai cukup masiv. Banyak diantaranya yang menolak dengan alasan karena di lingkungan Bobotoh sendiri sedang tidak kondusif karena sempat terjadi pertikaian di tribun.

    Ada yang berkomentar, “damai heula Jeung dulur karek Jeung Batur”. Jujur saya sedikit merasa geli membacanya karena kalimat itu menunjukkan seperti ada sesuatu yang salah di pola pikirnya.

    Why not both ? Kenapa tidak dilakukan keduanya saja ? Kalau saya mungkin sebaliknya malah berkata, “hayu akur jeung dulur, sekalian jeung batur “. Kenapa kita tidak seperti Yin-Yang saja saling melengkapi, entahlah mungkin itu hanya alasan demi alasan agar terlihat elegan.

    Ieu Rame Lur : Kusabab Ridwan Kamil, Persib Terancam Didenda Rp 100 Juta!

    Faktanya hanya melalui perdamaian kekerasan bisa dihentikan, jangan harap adanya rivalitas tanpa kriminalitas jika tidak ada perdamaian, hal ini harus kita renungkan bersama !

    Jangan berpikir ini hanyalah ketidak mungkinan yang disemogakan belaka, mengawali prosesnya sedikit demi sedikit lebih diperlukan daripada hanya mengeluarkan nada sumbang.

    Tak usah berkata sulit untuk merealisasikannya jika dalam hati kita masih ada keinginan itu. Cukup mulai saja dengan diri sendiri. Biarkan para elite kita yang mengurus selanjutnya dan jangan biarkan usaha mereka menjadi sia-sia.

    Bukahkah Tuhan melarang pertumpahan darah teman ? Kita diciptakan berbeda untuk saling mengenal.

    Bukankah Persib kita hanya mengajarkan cinta ? Bukankah sakit hati kita saat Persib kalah adalah buah dari rasa cinta itu sendiri ?

    Yahhh sejatinya memang sepak bola hanya mengajarkan cinta, Persib itu cinta, kebencian adalah hal yang kita tanam sendiri. Ingat manusia tidak terlahir pandai membenci, manusia mempelajarinya .

    Akankah mimpi perdamaian tersulit di negeri ini terjadi ? Semua pastilah kembali lagi pada kita sebagai pelaku di akar rumput, kita adalah manusia yang di ridhoi Tuhan untuk merdeka, kita bebas sebebas-bebasnya untuk menentukan sikap. Silahkan bersedih atau bahagia.

    Semoga Tuhan membuka seluas luasnya pikiran kita semua.
    Make your choice !

    Regards

    *Penulis bernama Jody Satriani dengan akun Instagram – bajaklaut17. (Foto : Ilustrasi)

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkandengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli