Teranyar

    Siapa Sih Pelatih Persib?

    14 August 2017 10:49
    Persib Bandung sampai saat ini belum menentukan siapa pelatih baru pasca pengunduran diri Djanur. Meskipun banyak kabar simpang siur mulai dari kabar pelatih lokal Rahmad Darmawan sampai Millomir Seslija yang menurut kabar terakhir beliau sudah tidak lagi bersama Persiba Balikpapan.

    Bocoran tentang siapa pengganti Djanur semakin mencuat, karena banyaknya pertanyaan dari bobotoh siapa pengganti Coach Djanur yang sekarang ini diisi sementara oleh Caretaker Herrie Setiyawan. Menurut Herrie Setiyawan dari berbagai sumber menyebutkan bahwa pelatih yang bakal menukangi Persib adalah pelatih lokal yang pernah menukangi Persib, bukan pelatih asing. Ini meyakinkan bahwa pelatih yang bakal merapat ke Persib bukan Millomir Seslija.

    Jika kita melihat ke belakang siapa saja pelatih lokal yang pernah menjadi Pelatih Persib, dan memiliki kualitas cukup lumayan.

    Suryamin

    Suryamin adalah Pelatih Persib lokal pada musim 1999-2000 yang hanya menangani Persib di lima laga, karena performanya kurang begitu baik sehingga memicu tekanan dari berbagai elemen termasuk Bobotoh juga media, dan di ganti oleh Indra Thohir yang merupakan pelatih legendaris yang pernah membawa Persib juara di Liga pertama, dan meloloskan Persib dari jurang degradasi di musim 1999-2000.

    Jaya Hartono

    Jaya Hartono adalah pelatih Persib musim 2008-2009 dan mengundurkan diri di musim 2009-2010 ketika kompetisi lagi berjalan, beliau mengundurkan diri ketika performa Persib lagi menurun, sehingga banyak kritikan terlontar dari Bobotoh yang terkenal fanatisme begitu tinggi ketika Persib performanya lagi menurun seperti halnya yang menimpa Djanur (Djadjang Nurdjaman).

    Pelatih yang mendatangkan pemain andalan Persib yang berposisi sebagai gelandang bertahan dan tak mengenal lelah yaitu Hariono, prestasinya ketika menukangi Persib tidak begitu jelek, karena di musim 2008-2009 Persib berada di posisi lima besar, ini membuktiktikan bahwa kandidat pelatih Persib setelah di tinggalkan Djanur menjurus ke nama Jaya Hartono.

    Ieu Rame Lur : Apa Hobi Kamu? Essien: Sare!

    Daniel Roekito

    Pria kelahiran Rembang ini bergabung bersama Persib di tahun 2010, di kala itu Eka Rhamdani masih berbaju Persib, beliau adalah mantan pelatih Persik Kediri dan merupakan pelatih yang memiliki segudang pengalaman tetapi bersama Persib prestasinya kurang baik dan beliau merapat ke Persib menggantikan Jovo Cuckovic . Tahun 2011 Daniel Roekito meninggalkan Persib bersama beberapa pemain seperti Eka Ramdhani, Cristian Gonzales ke Persisam Samarinda, untuk menjalani musim 2011-2012.

    Jika melihat tiga kandidat pelatih lokal yang pernah menukangi Persib pasti merujuk ke Jaya Hartono karena pelatih yang terbaik di banding suryamin dan Daniel Roekito, tetapi Persib juga memiliki pelatih lokal yang pernah membawa Persib juara liga, ketika liga Indonesia baru hadir di Indonesia dan Persib merupakan juaranya yaitu Indra Thohir, meskipun menutup kemungkinan karena sang legenda tersebut usianya sudah di bilang tidak muda lagi, sehingga kecil kemungkinan untuk menjadi pelatih Persib tetapi bisa saja terjadi jika manajemen dan Indra Thohir sepakat untuk bergabung dan melatih Persib.

    Teka-teki siapa pelatih Persib yang sekarang masih kosong dan di isi oleh Caretaker Herrie Setiyawan menjadi perbincangan Bobobotoh juga pecinta sepak bola nasional di media sosial juga di lingkungan sosial, sehingga jawabannya menjurus ke pelatih lokal yang pernah menangani Persib sendiri, sehingga banyak orang memprediksi bahwa pelatih yang bakal menagangani Persib adalah Jaya Hartono.

    *Penulis bernama Agus Kusdinar yang seorang kompasianer.

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi @gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli