Teranyar

    Suka Motret Persib? Ini Tips Untuk Bobotoh

    11 September 2017 09:59
    Bagi bobotoh yang suka dan menekuni dunia photography olahraga atau jurnalistik, BobotohID (BID) akan memberikan tips dalam memotret olahraga, khususnya sepak bola. Perkembangan dunia photography bisa dibilang berkembang pesat dewasa ini.

    Apalagi, harga kamera DSLR yang sangat terjangkau, menyebabkan setiap orang mampu untuk memiliki barang elektronik ini. Pada tahun 1990 hingga 2000-an, orang yang memiliki kamera DSLR identik dengan seorang jurnalis foto atau seorang profesional.

    Namun, seiring berkembangnya zaman dan kemajuan tekhnologi, semua orang sudah mampu memiliki kamera ini dan dunia fotografi lebih mengarah pada industri. Kisaran harga DSLR pun cukup terjangkau, cukup dengan merogoh kocek sekitar Rp.4jt, bobotoh sudah bisa memiliki kamera dengan spesifikasi yang cukup baik. Meskipun untuk kamera profesional harganya diatas Rp. 40juta, bobotoh tak perlu khawatir.

    Berikut tips memotret sport photography yang dihimpun bobotoh.id :

    1. Mempunyai kamera 

    Ya, jika bobotoh ingin memotret, pastikan dulu mempunyai kameranya. Karena jika tidak mempunyai kamera, bobotoh dipastikan tidak bisa memotret. 

    Jadi mempunyai kamera merupakan tips pertama jika ingin memotret Persib. 

    2. Mempunyai ID card 

    Jika ingin memotret Persib saat pertandingan pastikan bobotoh mempunyai Id card dan tercatat sebagai pewarta foto. karena jika tidak, bobotoh tidak memiliki akses untuk masuk ke dalam stadion. Namun tidak usah khawatir, jika bobotoh tidak memilikinya, bobotoh bisa memotret Persib saat latihan dari pinggi lapangan. 

    3. Lihat sekeliling

    Pastikan Anda mengerti seluk beluk olahraga yang ingin diabadikan. Jadi, Anda mengerti kapan dan dimana momen-momen penting akan terjadi.

    Lingkungan menyajikan beragam kesempatan unik untuk menangkap semangat permainan. Perhatikan titik-titik paling cocok untuk menjepret. Misalnya, sebelum akhir pertandingan basket, sisi podium juri adalah tempat tepat mengabadikan semangat tim.

    Bahkan, jika memiliki pilihan lensa lebih luas, seperti 10mm atau 12mm, memanjatlah setinggi mungkin. Tangkap momen saat seluruh stadion ramai dengan sorak penggemar.

    Ieu Rame Lur : Egy Samai Pencapaian Ronaldo dan Zidane saat Junior

    Mau Tiket VIP Persib Gratis, Klik Disini !


    4. Maksimalkan ISO

    Meningkatkan ISO pada kamera memberikan kesempatan menembak pada kecepatan rana lebih tinggi. Kamera menjadi lebih sensitif terhadap cahaya sehingga hasil gambar pun lebih maksimal.

    Dulu, ISO tinggi menghasilkan efek noise atau bintik hitam mengganggu pada foto. Namun, seiring perkembangan sistem teknologi kamera, tingkat noise semakin berkurang. Sekarang, kebanyakan kamera mampu menghasilkan gradasi warna lembut di tempat minim cahaya sekalipun.

    5. Bermain dengan kecepatan shutter

    Dalam mengabadikan momen cepat olahraga, kemampuan kamera menangkap subjek foto yang tidak berada di tengah frame sangat penting. Agar Anda mampu menangkap gambar dengan cepat dan efektif.

    Jika ingin menangkap pose diam dari suatu rangkaian gerakan cepat, maka ubahlah pengaturan kecepatan rana minimal 1/1000. Selain itu, untuk memudahkan pengambilan gambar, gunakan lensa berdiafragma f/2.8 atau f/4.

    Agar tak kehilangan momen bagus, ada baiknya menggunakan mode continuous auto focus CAF. Beberapa kamera bahkan sudah mampu mengambil gambar sekaligus mencari fokus sebanyak 15 foto per detiknya.

    Tapi, jika ingin mendapatkan gambar berbeda, bermainlah dengan kecepatan rana. Coba untuk menembak dengan kecepatan rana 1/100 atau 1/80.

    Teknik ini memungkinkan subjek foto berada dalam fokus tajam, sedangkan latar belakangnya menjadi sangat kabur sehingga menciptakan efek dingin. Sangat cocok untuk mengambil gambar olahraga sejenis F1, Nascar, atau MotoGP.

    6. Simpan Flash Anda

    Penggunaan flash di area olahraga biasanya dilarang karena khawatir mengalihkan perhatian pemain. Jadi, ada baiknya membaca peraturan tentang tata tertib pengambilan foto sebelum pertandingan dimulai.

    Untuk olahraga indoor, biasanya panitia memasang lampu di langit-langit ruangan dengan jumlah cahaya ideal. Jadi tak perlu khawatir hasil foto tak maksimal.

    Penggunaan flash saat pertandingan basket tidak diperbolehkan. Namun, pencahayaan di dalam ruangan sudah cukup untuk menghasilkan foto berkualitas. Sedangkan untuk olahraga outdoor seperti sepakbola atau bisbol, tak wajib menggunakan lampu kilat di depan kamera. Karena itu, pengaturan ISO memegang peran penting.

    7. Terus berkreasi

    Saat memotret, usahakan mendapatkan gambar asli tanpa edit. Karena itu, eksplorasi kreatifitas perlu terus dilakukan. Tak harus menjadi fotografer olahraga profesional untuk menghasilkan foto unik dan berbeda. Temukan sudut dan ide-ide baru di setiap momen olahraga.

    Terakhir, pilihlah kamera yang nyaman dan sesuai dengan kebutuhan. Mobilitas tinggi saat berburu di area olahraga akan sangat melelahkan. Membawa kamera berbobot ringan, seperti kamera mirrorless, bisa menjadi alternatif.

    Tak perlu khawatir, fitur-fitur dalam kamera mirrorless bisa diadu dengan kamera DSLR. Sekarang kamera ini dipersenjatai dengan sensor lebar sehingga mampu menghasilkan gambar bergradasi lembut dan latitude lebar.

    Selain itu, kamera mirrorless juga menawarkan kecepatan rana sampai 1/8000 sehingga mampu menangkap momen tetes air terjatuh pada air mancur atau riak air tanpa efek kabur. Cocok untuk menangkap momen berharga saat olahraga berlangsung.

    Nah sekarang, tinggal pastikan tangan bobotoh mantap dan siap ketika momen besar itu terjadi. Selamat mencoba! (bobotoh.id/Firyal Firdaus/Berbagai Sumber)

    Editor : HL

    Mau dapat tiket VIP gratis? Caranya mudah, mangga klik disini lalu ikuti aturan mainnya, der ahhh.... Hatur nuhun ! (Isi Kode Resseler : RDK09)

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli