Teranyar

    Supporter Bawa Pedang, Panpel Perketat Keamanan Pilpres!

    7 February 2018 20:16
    Turnamen pra-musim Piala Presiden 2018 telah mencapai babak semifinal. Ketua panitia penyelanggara, Maruar Sirait akan memperkatat keamanan dari suporter. Hal tersebut mengacu akibat maraknya pelanggaran yang terjadi di turnamen edisi ketiga tersebut.

    Dikatakan Maruar, pelanggaran yang paling kentara yaitu adanya sejumlah suporter di bawah umur yang membawa senjata tajam saat hendak menyaksikan pertandingan. Maruar pun menyayangkan adanya tindakan negatif tersebut.

    Ieu Rame Lur: Toncip: Kita Tidak Harus Mengandalkeun Satu Orang!

    Ia pun akan segera menindak suporter yang terciduk membawa sajam ke Stadion. Lebih lanjut, ia berharap kepada pihak klub agar bisa mendidik para suporternya untuk tidak melakukan tindakan negatif.

    Maruarar mengaku terus berkoordinasi dengan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, Kapolri Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan jajaran di bawahnya selama Piala Presiden 2018.

    "Kami menyayangkan sekali kalau ada anak 13 sampai 16 tahun datang bawa senjata, pedang, dan segala macam bentuk senjata. Saya pikir itu sangat tidak baik. Kami harus mendidik, kami tak bisa biarkan (suporter bersenjata). Bersaing sportif, nanti ada hadiah untuk suporter yang paling sportif," ujar Maruarar dilansir dari
    Cnnindonesia.com, Rabu (7/2/2018).

    "Hari Minggu (4/2/2018) saya dapat informasi anak muda bawa pedang, celurit, dan sebagainya. Ini jadi catatan ke depan. Dari klub tolong diimbau agar (suporter) tidak bawa senjata tajam, berikan edukasi yang terukur," sambungnya.

    Jadwal laga semifinal Piala Presiden 2018 sendiri akan berlangsung pada 10 hingga 14 Februari 2018 mendatang. (Bobotoh.id/AR)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli