Teranyar

    Tips & Trik Memotret Gerhana Super Moon

    30 January 2018 20:29
    Rabu besok, tanggal 31 Januari 2018, akan ada fenomena alam super langka. Yaitu gerhana bulan total, yang juga berbarengan dengan fenomena super moon dan blue moon.

    Tentunya, fenomena ini menarik untuk Bobotoh penggemar fotografi mengabdikan momen langka tersebut. Berikut tips dan trik untuk memotret gerhana Supermoon, seperti dilansir Detik.com, Senin 29/1/2018.

    Ieu Rame Lur: Toncip Angkat Bicara Soal Kepergian Jupe!

    Persiapan:
    1. Gunakan tripod yang kokoh karena kita akan mengunakan shutter speed yang relatif lambat.

    2. Untuk memotret Bulan yang besar lengkap dengan detailnya, dibutuhkan lensa telefoto yang relatif panjang, dengan jarak fokus ekuivalen 400mm atau lebih. Kamera prosumer / superzoom yang biasanya memiliki zoom lebih dari 20x juga cukup efektif untuk memotret bulan.

    3. Supaya exposure bulan tidak terlalu terang dan terlihat detail, mengunakan pengaturan spot metering biasanya akan lebih baik karena kamera akan menghitung langsung di permukaan cahaya bulan dan tidak terpengaruh dengan cahaya langit yang gelap.

    Setting kamera:

    1. Memotret bulan yang terang biasanya membutuhkan setting 1/125 detik, f/11 dan ISO 100 atau 200. Saat mulai gerhana, setting ini masih dapat digunakan dan sebagian permukaan akan gelap.

    2. Tapi jika ingin mendapat detail bagian bulan yang gelap, shutter speed harus lebih lambat dan ISO lebih tinggi supaya bagian yang gelap lebih terang lagi.

    3. Saat bulan mulai agak gelap dan mengunakan lensa telefoto yang panjang, shutter speed tidak boleh terlalu lambat. Contohnya jika mengunakan lensa 300mm, maka shutter speed tidak boleh di bawah dua detik. Jika hasil gambar masih gelap, ISO bisa dinaikkan. Jika tidak, Bulan akan terlihat tidak tajam akibat rotasi Bumi.

    Saat memotret:
    1. Fokus merupakan hal yang penting untuk memastikan Bulan terlihat tajam. Di saat terang Bulan, mudah untuk mengunci fokus seperti biasa, tapi saat gelap agak sulit. Maka itu, untuk memastikan fokus tepat, Bobotoh bisa mengunakan manual fokus dan mengunakan live view (layar LCD kamera) supaya fokus benar-benar akurat. Jika masih sulit, cobalah fokus ke jarak yang jauh atau infinity. Setelah fokus telah didapatkan, maka Bobotoh tidak perlu mengubah-ubah fokus lagi.

    2. Untuk memastikan ketajaman foto, gunakanlah cable release atau remote, supaya kita tidak perlu menyentuh tombol shutter dan menggoyang kamera saat mengambil gambar. Jika mengunakan kamera DSLR, gunakan fungsi mirror lock up (M-up) supaya hentakan cermin tidak menggetarkan kamera. (Bobotoh.id/RCK)


    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli