Teranyar

    Tisha: Berani Mencoreng Sepak Bola Indonesia, Tidak Akan Dimaafkan!

    3 September 2017 18:39
    Insiden yang menewaskan suporter sepak bola kembali terjadi. Kali ini, seorang suporter Timnas Indonesia yang bernama Catur Juliantono menjadi korban dari penembakan petasan yang dilakukan oleh oknum suporter.

    Kejadian tersebut terjadi pada akhir pertandingan uji coba internasional yang mempertemukan Timnas Indonesia melawan Timnas Fiji, Sabtu sore (2/9/17) di Stadion Patriot Chandrabhaga, Bekas.

    Petasan yang ditembakkan mengarah ke wajah Catur. Seketika wajah Catur pun terbakar. Naas, nyawanya tidak tertolong ketika hendak dilarikan ke rumah sakit.

    Ieu rame lur: Melenoy Oleh Norwegia, HWC Indonesia Harus Menang Di 3 Laga!
     
    PSSI pun berduka atas kejadian tersebut. Sekjen PSSI, Ratu Tisha bersama perwakilan PSSI lainnya pada Minggu pagi tadi (3/9/17), turut hadir di pemakaman Catur yang bertempat di TPU Kober Kampung Sumur, Klender, Jakarta Timur. PSSI pun memberikan santunan kepada keluarga korban.

    "Berikut santunan yang PSSI tidak akan menutup kepedihan ini. Kita akan lawan ini, kita akan usut ini sampai tuntas," tutur wanita lulusan IPB dilansir
    dari Bolasport.com.

    Tisha menambahkan bahwa dirinya beserta jajaran PSSI lainnya akan terus mencari pelaku dengan dibantu oleh pihak kepolisian.

    "Kita akan cari pelakunya bersama-sama dengan kepolisian setempat dan kita tidak akan memaafkan siapapun orang-orang yang ingin mencoreng
    sepak bola Indonesia ke depannya," pungkas Tisha. (Bobotoh.id/Bintang Bilfaqih)

    Foto: Kumparan.com

    Luur, Nu Ieu Tos Dibaca?

    Ayo Dibeli