Teranyar

    70% SPBU Di Bandung Raya Diduga Curang, Ieu Penyebabna!

    24 October 2018 19:18
    Dua pom bensin atau SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) disegel oleh Tim gabungan Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) Kementerian Perdagangan, Jumat pekan lalu (19/10/2018). Penyegelan dilakukan karena SPBU yang terletak di Jalan Ibrahim Adjie (Kiara Condong) dan di jalan LLRE Martadinata (Riau) Kota Bandung ditengarai melakukan kecurangan terhadap pembeli.

    Direktur LBH Konsumen Indonesia Firman Turmantara mengatakan kecurangan yang dilakukan SPBU bukanlah hal baru. Ia menduga hampir seluruh SPBU di Bandung Raya kerap melakukan hal serupa.

    Ieu Rame Lur:

    Maung Ngora Lanjutkan Tren Positif

    Arema FC Tahan Remis Bhayangkara FC!

    "Memang fenomena ini cukup lama, cukup banyak kita mendengar pengaduan dari konsumen BBM. Hampir 70 persen SPBU di Bandung Raya diduga kuat nakal, memang tidak seluruhnya," kata Firman seperti dilansir PRFMNews, Sabtu 20/10.2018 lalu.

    Kecurangan ini, menurut Firman lagi, terus berulang karena tidak sanksi yang tegas bagi pelaku yang telah terbukti melakukan pelanggaran. Padahal, ada sedikitnya lima Undang-undang untuk menjerat pelaku dengan ancaman penjara dan denda miliaran rupiah.

    Ieu Rame Lur:

    Diwarnai Satu Kartu Merah, Persib Gagal ke Puncak

    HT : PSM Menglawan Persib Masih Kacapanon

    "Jika dilihat dari sisi jual beli maka masuk perdata dengan hukuman ganti rugi. Namun ada juga UU perlindungan konsumen dengan ancaman maksimal hukuman lima tahun denda Rp.2 miliar. Bisa pula UU migas dengan ancaman hukum enam tahun penjara dan denda Rp.60 miliar. UU SPK juga bisa menjerat pelaku curang ini," jelasnya.

    LBH Konsumen Indonesia mencatat dalam beberapa tahun terakhir kecurangan SPBU terjadi di Jakarta 4 kasus, di Nagreg 2 kasus, dan di Kota Bandung 2 kasus. Dari rentetan kejadian itu, LBH belum mendengar pelaku dimasukan ke jeruji besi. (Bobotoh.ID/RCK. Foto: Ilustrasi)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli