Teranyar

    Ambil Alih Persiba, GW Menampi 2 Syarat

    30 April 2019 11:46
    Persiba Balikpapan mendapat investor baru, tapi mengajukan dua syarat
    Persiba Balikpapan akhirnya resmi mendapatkan investor baru. Adalah mantan CEO Persija Jakarta, Gede Widiade, yang bersedia mengambil alih seluruh saham Persiba.

    Dilaporkan oleh Goal, Senin (29/4/2019) serah terima pengambilalihan saham tersebut dilakukan di kantor Wali Kota Balikpapan. Acara tersebut disaksikan langsung Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi, Sekretaris Daerah (Sekda) Sayid MN Fadly, dan mantan Presiden Klub Persiba, Syahril H.M. Taher.

    Ieu Rame Lur:

    Bulan Romadhon Persib Latihan Malam Hari

    Dado Meraos Sudah Biasa Bermain Sepak Bola Di Bulan Romadhon

    Pengusaha berdarah Bali itu mengambil alih pengelolaan Beruang Madu dari investor sebelumnya Rahmad Mas’ud yang mendadak mengundurkan diri, meski belum tiga bulan.

    "Jadi, Persiba tetap namanya Persiba Balikpapan tidak akan diganti, Persiba ya tetap bermarkas di Balikpapan"
    - Gede Widiade, Investor Persiba Balikpapan


    "Saya tidak mungkin mengelola Persiba dengan optimal kalau tidak memiliki seluruhnya saham Persiba. Jadi hari ini memang telah terjadi peralihan saham," ujar Gede.

    Ieu Rame Lur:

    Supardi Siapkan Strategi Ngamaksimalkeun Romadhon

    PSSI Belum Memere Kepastian Jadwal Derby Suramadu

    Menurut GW, meski telah mengambil alih seluruh saham Persiba, namun ada dua syarat yang wajib dipatuhinya, yakni tidak boleh mengganti nama Persiba Balikpapan dan membawa keluar daerah.

    "Jadi, Persiba tetap namanya Persiba Balikpapan tidak akan diganti, Persiba ya tetap bermarkas di Balikpapan," tegasnya.

    Gede pun pun menceritakan, awal sebelum mengambil alih Persiba, sebelumnya mendapat tawaran langsung dari Sekda Balikpapan yang merupakan temannya saat masih di Kota Surabaya. "Pak Sekda memanggil saya dan di depan Pak Wali Kota ternyata betul-betul ada beliau," ujarnya.

    Selain itu, lanjutnya, kesediaannya untuk mengambil alih Persiba tidak lepas dari adanya permintaan Syahril. Persiba musim ini memang terancam tidak ikut kompetisi Liga 2, karena tak memiliki investor.

    "Jadi juga punya keinginan yang besar untuk menyelamatkan. Kedua karena persahabatan saya dengan Irfan Taufik (mantan Sekretaris Persiba) karena kita bersama pengelola bola," ujarnya

    "Tapi yang tidak kalah pentingnya saya kemari bahwa betul-betul memang keinginan dari orang tua saya bernama Pak Syahril yang ingin menyelamatkan Persiba," pungkasnya. (Bobotoh.id/RCK. Foto: AH)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli