Teranyar

    Banjir Di Tasikmalaya, Jembatan Putus & 5 Tewas!

    6 November 2018 15:44
    Banjir Banjir akubat hujan deras dan air pasang meruntuhkan jembatan serta menewaskan 5 orang. Foto: Kabar Priangan
    Banjir akibat hujan deras dan air pasang meruntuhkan jembatan serta menewaskan 5 orang
    Banjir terjadi di Kecamatan Cipatujah, Karangnunggal, dan Culemega, Kabupaten Tasikmalaya. Jembatan di jalur selatan yang menghubungkan Desa Ciandum dengan Ciheras putus. Ratusan rumah pun terendam hingga ketinggian banjir kurang lebih semeter.

    "Banjir datang tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Ratusan rumah di Desa Ciawi, Cikupa, Sarimukti di Kecamatan Karangnunggal terendam. Banjir juga merendam banjir di Desa Bongsari dan Cikuya, Kecamatan Culamega. Ketinggian banjir kurang lebih 2 hingga 3 meter," ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Wawan R Effendi, seperti dilansir medcom.id, Selasa, 66/11/2018.

    Ieu Rame Lur:

    Pemain Persib Rawan Akumulasi, Begini Tanggapan Gomez

    Persiapan Liga Mahasiswa, Tim Futsal Putri Unpar Gelar Ujicoba Menglawan IKMASOR di BFC

    Wawan menduga banjir akibat air pasang laut dan hujan deras. Peristiwa itu mengakibatkan ribuan warga tak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka.

    "Banjir datang tadi sekitar pukul 03.00 WIB. Ratusan rumah di Desa Ciawi, Cikupa, Sarimukti di Kecamatan Karangnunggal terendam. Banjir juga merendam banjir di Desa Bongsari dan Cikuya, Kecamatan Culamega. Ketinggian banjir kurang lebih 2 hingga 3 meter"
    - Wawan R. Effendi, Kepala Pelaksana BPBD Kab. Tasikmalaya


    Mereka hanya berusaha menyelamatkan diri dan keluarga. Namun, jembatan penghubung antardesa tak dapat dilintasi. Sehingga lima desa terisolasi yaitu Sukarutip, Cipanas, Pameutingan, Ciheras, dan Ciandum.

    Ieu Rame Lur:

    Siapa Pengganti Bauman, Ini Kata Mario Gomez...

    Lama Bergabung di Timnas, Ini Yang Dirindukan Indra...

    Wawan mengungkapkan lima warga meninggal akibat bencana tersebut. Petugas belum mendapatkan identitas korban. Petugas membawa korban ke puskesmas setempat.

    "Petugas juga berupaya mencari para korban lainnya karena ada beberapa orang kerabat saudaranya hilang dan sampai sekarang ini belum ditemukan. Sedangkan petugas yang terjun dari TNI, Polri, Relawan, BPBD, FKPPI dan lainnya," paparnya. (Bobotoh.id/RCK. Foto: Kabar Priangan)



    Cik, Naon Komentarna?




    Ayo Dibeli