Teranyar

    Bencana Susulan di Garut, Kaseglong Loli...

    18 October 2018 15:35
    Bencana gempa bumi yang disusul tsunami di Palu, Donggala, Sulawesi Tengah yang terjadi 28 September lalu menjadi menarik perhatian dunia, apalagi sebangsa. Simpati, doa dan bantuan sumbangan datang dari berbagai pelosok negeri. Bahkan tak urung memunculkan bebagai cerita yang heroik, duka sampai yang gembira dan bersyukur selamat juga ada.

    Muncul juga cerita dari Garut, Jawa Barat berkenaan dengan bencana di Palu ini. Adalah Muhammad Gifari, murid kelas 2 SD Panembong di Bayongbong. Awal cerita, Gifari bersama neneknya baru saja menyerahkan sumbangan sebagai kepeduliannya terhadap para korban bencana di Palu. Sumbangan tersebut disampaikan melalui sekolahnya.



    Ieu Rame Lur :

    Selain Bobotoh, Ini Dua Kekuatan Persib Ceuk Igbonefo

    Persib vs Persebaya di Bali, Gomez : Saya Setuju, Stadion Juga Bagus 


    Nah, setelah menyerahkan sumbangan, Gifari jajan loli. Terjadilah bencana susulan. Anak warga Kampung Ciharashas, Desa Panembong, Kecamatan Bayongbong ini tiba-tiba saja tak bisa bernafas. Rupanya dia kaseglong loli, lalu menyumbat saluran pernafasannya.

    Gifari segera dilarikan ke rumah seorang Mantri bernama Mastura Irawan yang terdekat dari sekolah, karena kondisinya sangat mengkhawatirkan. Sang Mantri Mastura pun awalnya panik, nyaris tidak ada harapan, Gifari tidak bisa bernafas. Pingsan. Namun Pa Mantri ini tidak mau putus asa dengan bantuan segala doa. Tiba-tiba, dia merasa mendapat bisikan ghaib, agar terus berusaha dengan cara mencongkel lolinya. Dan, berhasil. Gifari terselamatkan!

    Ieu Rame Lur :

    Jadi Gubernur Lantaran Cikahuripan dari Teras Cikapundung. Apa Iya?

    Ini Salah Satu Alasan Gomez Nyatujuan Persib Main di Bali 


    Keesokan harinya, Muhammad Gifari kembali bugar dan pergi ke sekolah. Sebagai rasa syukur, karena terselamatkan dari bencana kaseglong loli, dia membawa seluruh sisa tabungannya yang tersimpan di dalam celengan. “Mau saya sumbangkan untuk para korban bencana gempa bumi di Palu,” katanya. Halaah, Gifari... Ampir wéh jadi korban bencana susulan. (bobotoh.id/ARN)



    Cik, Naon Komentarna?




    Ayo Dibeli