Teranyar

    Berkat Kolaborasi Apik, Jabar Menampi Dua Penghargaan Ti BKKBN Pusat !.

    25 July 2020 09:55
    Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jabar Setiawan Wangsaatmaja mewakili Pemda Jabar menerima penghargaan dari BKKBN Pusat dalam Pelayanan KB Sejuta Akseptor di Hari Keluarga Nasional ke-27 via video conference di Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (24/7/20). (Foto: Dudi/Humas Jabar
    Penghargaan diberikan dalam Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor di Hari Keluarga Nasional ke-27
    Bertempat di Gedung Sate, Jumat (24/7/20) kamari lewat video conference, Pemda Jabar menampi penghargaan sebagai Provinsi Terbaik (Juara 1) Kategori Target Pelayanan KB >75.000 Akseptor jeung Juara Harapan 2 sebagai Provinsi Terbaik Tingkat Nasional dari BKKBN Pusat dalam Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor di Hari Keluarga Nasional ke-27.

    Sekda Provinsi Jabar, Setiawan Wangsaatmaja yang secara simbolis menampi penghargaan, mengcarioskeun kalau  kunci keberhasilan Jabar memberikan pelayanan KB, kheuseusnya retribusi kontrasepsi berkat kolaborasi berbagai pihak, mulai ti pemda, pemerintah kabupaten/kota, TP PKK, sampey Penyuluh Keluarga Berencana (PKB). "Kerja sama dan kolaborasi merupakan modal yang nilainya tak terhingga," ujar Setiawan.

    Kepala BKKBN Pusat, Hasto Wardoyo mengcarioskeun, program KB kudu mendapatkan perhatian kheuseus keur mewujudkan penduduk tumbuh seimbang dan hadirnya keluarga yang berkualitas. BKKBN Pusat pun menargetkan penurunan total fertility rate (TRF) atow angka kasuburan total jadi 2,1 juta pada 2024 nanti.

    “Beberapa hal yang perlu mendapatkan perhatian serius adalah persentase jumlah pasangan usia subur yang menggunakan alat kontrasepsi, kita targetkan mencapai 61 persen," tegasnya.

    Hasto mengajak semua daerah di Indonesia mengsoalisasikeun 'Dua Anak Sehat' jeung jarak kehamilan antara anak pertama dan kedua. "Resiko kematian bayi juga meningkat pesat di anak katilu, kaopat, kalima dan seterusnya," jelasnya lagi.

    Ceuk Hasto, program-program BKKBN dapat berhasil manakala milenial memilu menerapkannya. "Mari dekati mereka, didik mereka sesuai dengan zamannya. Oleh karena itu, kami dengan logo anyar, jingel anyar, tagline oge anyar, yang juga karya para milenial," tambahnya.

    Samentara, Dwi Listyawardani, Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN, menggarisbawahi yen pihaknya geus melakukan penilaian, meno'ong dengan sejumlah indikator. Peraih penghargaan ieu geus tercantum di Surat Keputusan Kepala BKKBN Nomor 149/Kep/E1/2020 tanggal 20 Juli 2020.

    "Saya ucapkan selamat kepada pemenang terpilih, semoga Allah SWT meridai setiap langkah kita untuk menyukseskan Keluarga Berencana demi terwujudnya Indonesia Maju," kata Dwi. (Bobotoh.id/HR - bkkbn)

    Ayo Dibeli