Teranyar

    Bermateri Pemain 'Murah', PSS Sleman Hanya Meraos Beruntung

    30 August 2019 14:45
    Seto Nurdiantoro menyebut pencapaian timnya merangsek papan atas klasemen sementara Liga 1 2019 karena keberuntungan belaka
    Super Soccer - PSS Sleman menjadi klub promosi yang paling 'mencrang' di putaran 1 Liga 1 2019. Setelah terakhir kali bermain di kasta tertinggi sekitar 12 tahun lalu, tim yang bermarkas di Stadion Maguwoharjo, Kabupaten Sleman DI Yogyakarta tampil impresif.

    Hingga pekan ke-16, PSS Sleman bertengger di posisi ke-5, yang tentunya sangat kontras dengan tim promosi lainnya. Setelah melewati 16 pertandingan super soccer, Kalteng Putra di peringkat ke-111 dan Semen Padang FC di peringkat ke-18.

    Ieu Rame Lur:

    PSS Sleman Antisipasi Teknis & Non Teknis!

    Kemanakah Bojan Merapat?

    Pelatih Kepala PSS Sleman, Seto Nurdiantoro, menyebut bila pencapaiannya timnya selain karena pemberian Tuhan, juga karena kemauan pemain. Selain itu juga ia menyebut bila PSS Sleman hanya beruntung.

    "Kondisi tim kami kalau dari materi pemain mungkin kami yang paling murah"
    - Seto Nurdiantoro, Pelatih Kepala PSS Sleman


    ''Kalau kami dibilang nangkring di posisi 5 kan belum ini masih setengah jalan. Jadi ini mungkin jadi motivasi bagi pemain bisa sampai ke situ sampai kel ima. Jadi bagaimana kami bisa mempertahankan posisi itu yang pertama," sebutnya dalam Jumpa Pers Jelang Laga, kamis kemarin (29/8/2019).

    Ieu Rame Lur:

    Robert Coret Nama Bojan Dari Skuad Persib Bandung

    Klasemen Pekan Ke-16 Liga 1 2019: Bali Utd Juara Paruh Musim

    Seto juga menyebut di putaran ke-2 nanti iatentunya harus lebih mewaspadai tim-tim lain yang selama ini tidak memperhatikan PSS. "Tapi sekarang paruh kompetisi melihat klub-klub lain mulai memperhatikan tapi kami harap tidak berlebihan."

    "Karena kami tidak mempunyai materi pemain yang bagus. Kami akan berusaha mencapai target dari manajemen. Kami hanya beruntung," sebutnya lagi.



    Seno menolak bila ia dikatakan merendah di depan media. Menurutnya, justru itu adalah kondisi sebenarnya yang dialami timnya. "Kondisi tim kami kalau dari materi pemain mungkin kami yang paling murah. Tapi ya karena kemauan dari pemain, ada kekompakan ini mungkin yang menjadi eksis sampai sekarang."

    "Saya tidak merendah karena memang kondisinya seperti itu. Kami mencoba dari manajamen, pelatih dan pemain untuk membangun itu. Kami bersyukur bisa mengantarkan pemain untuk bermain di Timnas, ini pencapaian luar biasa untuk tim ini dan kemauan pemain." (Bobotoh.id/FY/RCK. Foto: AH)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli