Teranyar

    BKKBN Jabar Teken Kontrak Bareng Fatayat NU. Gagas Sakola Pra Nikah !

    10 August 2020 11:19
    Setelah ditandangani kesepakatan bersama ini diharapkan semangat 21-25 keren dan PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) terealisasi di seluruh Jawa Barat

    Minggu, 9 Agustus 2020 bertempat di Auditorium Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama (PWNU), Jawa Barat, berlangsung kegiatan pelantikan pengurus wilayah Fatayat NU Jawa Barat yang baru disertai rangkaian penandatanganan MoU dengan berbagai pihak, salah satunya, BKKBN Jawa Barat .

    Fatayat NU merupakan badan otonom Nahdhatul Ulama (NU) untuk kalangan perempuan muda. Organisasi ini berdiri pada 24 April 1950. Kata fatayat berasal dari bahasa Arab, artinya pemudi. 

    Di acara pelatikan ini, hadir pula Menteri Ketenagakerjaan RI, Ida Fauziyah sebagai keynote speaker. Ibu Menteri mengajak semua yang hadir untuk mengakselerasi sumber daya manusia melalui kegiatan yang disediakan oleh pemerintah terutama di masa pandemi Covid-19.

    Kegiatan diselenggarakan juga secara virtual yang dihadari oleh Istri Gubernur Jawa Barat, Atalia Praratya, Ketua PWNU Jawa Barat, KH Hasan Nuri Hidayatulloh, serta seluruh pengurus Fatayat NU di 27 Kota Kabupaten se Jawa Barat.

    Kesepakatan dan penandatanganan MoU diteken langsung Kepala BKKBN Jawa Barat, Uung Kusmana, didampingi Koordinator Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga.

    Ada lima kesepakatan bersama diantaranya meliputi Program Sekolah Pra Nikah; Program 1000 Hari Pertama Kehidupan l; Pelayanan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang) dan Informasi data keluarga; Pengembangan dan pelatihan kepada orangtua terkait komunikasi efektif dengan remaja; Kegiatan dan kerjasama lainnya yang dikembangkan berdasarkan kesepakatan para pihak.

    "Setelah ditandangani kesepakatan bersama ini diharapkan semangat 21-25 keren dan PUP (Pendewasaan Usia Perkawinan) terealisasi di seluruh Jawa Barat," papar Uung Kusmana dengan ekspresi wajah bangga.

    Jelas Uung, hal ini juga dalam rangka menyiapkan remaja menghadapi kehidupan berkeluarga agar terencana serta memiliki visi dan misi dalam menjalankan bahtera rumah tangga.

    "Melalui Sekolah Pranikah ini diharapkan bisa mencegah stunting sebagai akibat usia kawin yang masih muda dan pengetahuan terbatas terkait pengasuhan selama kehamilan," tambahnya lagi bersemangat. 

    Kalau ibarat turun gunung, tentunya akan banyak aral rintangan dan jalan menghadang. Namun Uung Kusmana pasti membogaan berbagai jurus dan akal untuk sampai ke bawah. Tentu dengan gol yang berujung euforia buat semua keluarga Bangga Kencana.

    Ini jalan 2125 keren dan PUP, bukan mudun, tapi nutug ! Terkadang jalan nya tanah basah, atau berkerikil tajam, menikung, licin menyolédatkan. Bisa saja menjadi tekor saat belok, bisa terkusruk ke jurang yang melungkawing.

    Kalau bisa sedikit bercerita, mungkin lebih tepatnya mengambarkan kerja keras sang nakhoda BKKBN Jabar yang terus menerus mengajak, bercerita dan menggolkan berbagai programnya untuk bisa selamat dari turun gunung nya. Dan, bisa sukses melewati program 2125 keren dan PUP nya terealisasi dan terwujud....(Bobotoh.id/HR)


    Ayo Dibeli