Teranyar

    Blak-blakan! Pemain Ini Pindah ke Persija Karena Gaji di Persib Lebih Kecil!

    16 December 2020 10:52
    Erik Setiawan menjelaskan mengapa ia memilih pindah ke Persija dibanding membela Persib pada tahun 2009. (Bobotoh.id/AH)
    Meski asli putra daerah Bandung, Erik tak sungkan untuk membela klub rival Persija Jakarta.






    Meski Persib Bandung dan Persija Jakarta acap kali dikaitkan dengan rivalitas, akan tetapi tak jarang juga pemain maupun pelatih dari kedua klub tersebut "bertukaran". Beberapa nama pemain telah mengisi skuat Persib dan Persija, sebut saja Atep, Abanda Herman, Salim Alaydrus, M.Ilham, Aliyudin dan masih banyak lagi.

    Akan tetapi, ada cerita menarik lainnya dari salah seorang mantan pemain yang juga pernah bermain di klub Persib dan Persija, yakni Erik Setiawan. Erik tercatat pernah membela Persib pada tahun 2004 hingga 2007, dan juga membela Persija pada tahun 2009.

    Meski asli putra daerah Bandung, Erik tak sungkan untuk membela klub rival Persija Jakarta. Akan tetapi, Erik mengaku membela Persija bukan tanpa alasan. Ia bercerita saat itu menerima tawaran Persija lantaran lebih besar dari nilai yang ditawarkan Persib.

    Kejadian itu terjadi saat Erik ingin kembali ke Persib pada tahun 2009 setelah membela Arema pada musim sebelumnya. Meski telah bernegosiasi dengan manajemen Persib, kedua belah pihak tak menemui kata sepakat. Akhirnya, Erik menerima tawaran dari Persija dengan angka yang lebih besar lantaran pertimbangan faktor keluarga.

    Ieu Rame Bob: 16 DESEMBER 2012:MESSI GAGAL BERSINAR, PERSIB DITEKUK PERSISAM

    "Pertimbangannya sebenarnya waktu itu saya dari Arema ingin kembali lagi ke Persib, tetapi ada beberapa hal yang membuat tidak jadi kembali. Tetapi kebetulan saat itu pihak dari Persija datang langsung ke Bandung. Akhirnya kami negosiasi dan sepakat dengan Persija," ujar Erik Setiawan pada acara NGOPER Persib Pisan yang ditayangkan secara langsung di kanal Youtube Bobotoh TV, Selasa malam (15/12/2020).

    "Saya waktu itu berpikir juga pertimbangannya karena faktor saya yang sudah berkeluarga. Setelah berkeluarga kan berpikirnya supaya bagaimana caranya supaya dapur ngebul. Termasuk dengan nilai kontrak yang lebih besar di Persija," tutur Erik.

    "Waktu itu memang juga ada tawaran dari Persib, tetapi memang angkanya lebih besar di Persija. Saya lebih realistis saja, kalau berbicara loyalitas tetapi gaji dikurangi itu bagaimana? Saya waktu itu sudah berkeluarga, kalau masih bujangan mungkin senang-senang saja, tetapi kalau sudah berkeluarga kan harus memikirkan istri dan anak,"

    "Semua orang Bandung pastinya ingin bermain untuk Persib. Waktu itu saya sudah bertemu dengan manajemen Persib dan negosiasi, tetapi tidak ada kesepakatan nilai kontrak. Bahkan waktu itu saya meminta kepada Eka Ramdani (kapten tim Persib saat itu, red) agar nilai saya agak dinaikan sedikit, tetapi tidak ada kesepakatan. Mungkin pertimbangannya karena saya juga yang sebelumnya bermain kurang bagus. Tetapi di Persija nilai saya bisa lebih besar dari Persib," pungkas pria kelahiran Lembang itu. (Bobotoh.id/RF)