Teranyar

    Bobotoh Melawan "Keadilan Yang Tak Kunjung Datang"

    15 October 2018 15:55
    Lebih dari sepekan, keputusan yang memberatkan belum juga mendapat respon atas banding yang diajukan. Apakah mendapat keringanan, tetap seperti yang telah dibebankan atau bahkan diperberat seperti yang pernah Persib alami.

    Bandung melawan. Menyuarakan pandangan dengan turun bersama ke jalan sebagai bentuk kecintaan dan mencari keadilan. Ada banyak poin yang menjadi tuntutan, ada beberapa hal yang dikritisi dan ada beberapa harapan agar federasi segera berbenah diri. Kami sudah terlalu muak dan sudah terlalu banyak merasakan keputusan-keputusan yang dianggap merugikan. Bukan hanya bagi tim kebanggaan kami, tapi juga mungkin tim lain dibawah naungan federasi.

    Ini bukan sebuah kepentingan, tapi sebuah perlawanan atas keputusan yang menimbulkan polemik dan keputusan yang seharusnya mendidik namun ternyata menimbulkan konflik. Disamping itu juga terselip pertanyaan atas kejadian lain yang menjadi gambaran kelalaian dan PR federasi. Fanatisme buta , tragedi suporter Persita dan masih banyak lagi tentunya.

    Indonesia sudah terlalu jauh tertinggal dan sekarang mencoba mengejar. Namun sekuat apapun mengejar akan tetap terbentur ketika federasi dirasa belum maksimal dan belum total dalam menjalankan organisasi. Khususnya yang berkaitan dengan rasa adil. Alangkah baiknya disamping fokus mengejar prestasi, federasi juga dapat fokus memperbaiki diri dan yang terjadi di dalam negeri agar prestasi bukan hanya mimpi yang selalu sulit dibawa ke bumi pertiwi.

    Perlu digaris bawahi juga bahwa kecintaan kami pada klub kebanggaan bukan hanya sekedar di dalam stadion. Dukungan kami bukan hanya ketika mereka berjuang diatas lapagan. Tapi lebih dari itu, apapun yang menimpa klub kebanggaan kami, kami akan senantiasa mendampingi dan berjuang untuk rasa yang mungkin tak bisa diungkapkan dengan kata.

    Maka dari itu, hari demi hari kami akan semakin merapatkan barisan, untuk berjuang dan melawan, bukan hanya untuk kebaikan tim kami ataupun federasi, namun juga untuk mereka, yang mempunyai keinginan yang sama, yaitu menjadikan sepak bola Indonesia yang maju dan bersih.

    Ini bukan perlawanan untuk menjatuhkan atau menghancurkan, tapi perlawanan untuk mempertanyakan, menyuarakan dan menyatakan apa yang kami rasakan selama ini terhadap federasi. Khususnya terkait keadilan yang masih menjadi misteri.*

    *Penulis adalah seorang bobotoh asal Lembang bernama Syafi'i Ridwan K dengan akun Instagram @Syafiirdwan

    Redaksi mengundang Bobotoh untuk menulis. Kirimkan tulisan sepanjang 1-2 halaman Microsoft Word atau 250-500 kata ke email idbobotoh.redaksi@gmail.com.

    Redaksi berhak melakukan penyuntingan atas setiap tulisan yang ditayangkan dengan tidak mengurangi atau mengubah esensinya.Tulisan tidak harus sependapat dengan kebijakan redaksi sepanjang tidak menyinggung unsur SARA dan bernada hasutan/provokasi.

    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli