Teranyar

    Bukan Karena Uang, Ternyata Ini yang Bikin Salim Pindah dari Persib ke Persija!

    23 December 2020 13:12
    Salim Alaydrus saat hadir di acara NGOPER Persib Pisan Bobotoh TV. (Bobotoh.id/AH)
    Pada acara NGOPER Persib Pisan ini, Salim pun menceritakan alasannya mengapa saat itu memilih untuk bergabung Persija.







    Eks pemain Persib Bandung, Salim Alaydrus hadir dalam acara NGOPER Persib Pisan yang ditayangkan secara langsung di kanal Youtube Bobotoh TV pada Selasa malam (22/12/2020). Pada acara NGOPER Persib Pisan itu, Salim menceritakan pengalaman bermainnya saat masih menjadi pemain sepak bola profesional.

    Menariknya, Salim tak hanya membela Persib Bandung. Pria kelahiran Purwakarta, 17 Februari 1977 itu juga tercatat pernah membela klub yang disebut rival Persib, yakni Persija Jakarta. Salim pindah dari Persib ke Persija pada Indonesia Super League musim 2009/10 lalu.

    Pada acara NGOPER Persib Pisan ini, Salim pun menceritakan alasannya mengapa saat itu memilih untuk bergabung Persija. Bukan tak ingin loyal terhadap Persib, Salim menyebut saat itu manajemen Persib sudah tidak membutuhkan jasanya lagi.

    "Sebenarnya waktu itu saya bukannya tidak loyal. Saat itu sebenarnya saya ingin bertahan di Persib, tetapi karena manajemen sudah tidak membutuhkan, ya saya profesional saja dengan mencari klub baru," ujar Salim Alaydrus.

    Ieu Rame Bob: 23 DESEMBER 2009: PERSIB DIHAJAR DENDAM JAIRON FELICIANO

    Selain itu, faktor kedekatan dengan beberapa pemain Persija pun menjadi alasan Salim ingin bergabung ke klub ibukota tersebut. Salim juga berpikir jika ia pindah ke Persija, jaraknya tak akan terlalu jauh dari keluarganya di Purwakarta.

    "Kebetulan waktu itu Persija menghubungi saya untuk bisa bergabung ke sana. Disamping itu juga karena di Persija ada beberapa teman juga seperti Aliyudin, Bambang Pamungkas, dan mereka sempat menelepon saya untuk mengajak pindah ke sana, dan saya pun sudah tidak dibutuhkan Persib ya mau bagaimana lagi, profesional saja," tutur Salim.

    "Ada tawaran juga dari klub lain, tetapi bukan karena nilainya lebih atau kurang, saya pilih Persija karena agar lebih dekat saja dari keluarga, tidak jauh dari Purwakarta juga kan," pungkasnya. (Bobotoh.id/RF)