Teranyar

    Carlo Gerah Meno'ong Balapan Seperti Itu

    25 November 2020 19:40
    Sumber gambar : instagram @valeyellow46
    Sempat absen pada dua seri berikutnya karena positif Covid-19, Rossi kemudian kembali gagal mencapai finis pada MotoGP Eropa.
    Carlo Pernat, pengamat MotoGP merasa gerah dengan cara membalap Rossi. Terlebih, setelah pebalap berjuluk The Doctor itu gagal mencapai finis dalam tiga balapan beruntun, sejak seri Emilia Romagna hingga GP Perancis.

    Satu-satunya podium yang dia raih tercipta pada seri MotoGP Andalusia di Sirkuit Jerez, Spanyol, 26 Juli 2020. Bagi pembalap berjuluk The Doctor ini, finis di peringkat ke-15 klasemen adalah pencapaian terburuk sepanjang kariernya di kelas MotoGP.

    Sebelum ini, Rossi pernah finis di peringkat ketujuh klasemen. Rossi pernah menduduki peringkat ketujuh pada musim 2011 bersama Ducati dan 2019 di bawah naungan Yamaha.

    Sempat absen pada dua seri berikutnya karena positif Covid-19, Rossi kemudian kembali gagal mencapai finis pada MotoGP Eropa.

    Rossi pun gagal finis di urutan 10 besar pada dua seri terakhir. "Melihat dia membalap seperti ini membuat saya gerah," kata Carlo Pernat.






    Sang pengamat menyarankan agar Rossi pensiun. Dia gerah dengan cara membalap Rossi dan menyebut bahwa ada dua momentum yang menandai pengujung karier Rossi.

    Kedua momentum yang dimaksud Carlo Pernat adalah kegagalan Rossi dalam meraih podium pada MotoGP San Marino di Sirkuit Misano dan kejadian mengerikan saat membalap di GP Austria.

    Kumaha tah Bob, setuju atawa tidak soal opini tuan Carlo Pernat ini. (Bobotoh.id/AD-kompas.com)