Teranyar

    Catatan Balad Bobotoh : Kalau Mau Menang Persib Harus Tampil Menekan Dari Awal

    11 April 2021 12:19
    Omong kosong kalau seorang pelatih tidak "nyakuan" target dalam mengarungi sebuah turnamen. Tidak kecuali turnamen Piala Menpora 2021. Meski turnamen yang sudah memasuki perempat final ini disebut-sebut sekadar pemanasan "atawa" pramusim jelang bergulirnya Liga 1 Indonesia, jadi "jawara" mah tetap akan menjadi kebanggaan. Dan selain akan mengangkat tropi kejuaraan, sekaligus pula mengangkat popularitas tim.
    Begitu pula dengan arsitek Persib Bandung, Robert Rene Alberts, jangan ragu-ragu untuk menyebutkan target pasukannya semi final "atawa" final, bahkan juara. Jangan hanya bilang puas dengan performa tim dan berharap tampil terus. Menang kalah dalam pertandingan, biasa meneer. PD saja, hehe...


    Dua kali menang (lawan Persitara Tangerang dan Persiraja Banda Aceh) dan "remis" kontra Bali United di fase grup (D) Piala Menpora 2021, tentu bukan faktor kebetulan. Melainkan hasil perjuangan "ekstra keras" skuad tim besutan Roberts, yang kemudian menjadi pamuncak grup.
    Akan kini di perempat final harus bentrok dengan Persebaya Surabaya, tidak perlu risau. Lantaran Maung Bandung "kudu" siap versus juara "atawa" runner up grup C. Singkatnya tidak pilih-pilih lawan.
    Bajul Ijo, julukan Persebaya, tim asuhan Aji Santoso ini memang berintikan pemain-pemain muda potensial comotan dari Timnas U-23 dan Timnas U-19. Kecuali Syamsul dan Rendy. Dan tidak ada pemain impor.
    Dengan kekuatan itu dan seperti kita lihat penampilan mereka di laga-laga fase grup C, permainan cepat dengan umpan-umpan lambung ke jantung pertahanan lawan menjadi andalan Bajul Ijo. Pertahanan mereka juga disiplin. Bahkan Satriatama tampil apik di bawah mistar gawang. Dan Aji Santoso pun terbilang jeli dalam melakukan pergantian pemain.


    Lantas, apa yang "kudu" "digawean" pelatih jebolan Belanda agar Maung Bandung bisa "nagog" di semi final. Dan dengan deretan pemain berjam terbang tinggi yang dimilikinya, Alberts "teu kudu" pusing. Starting line up mumpuni, teruji di laga-laga fase grup, jangan dikotak-katik lagi.
    Teja Paku Alam "atawa" I Made Wirawan siapa pun yang diyakini menjaga gawang, sama saja. Kemudian Nick Kuipers dan Victor Igbonefo, tetap harus berada di jantung pertahanan. Sementara Supardi Nasir yang baru beres pelatihan pelatih dan sudah bergabung, boleh mengisi pos langganannya sebagai bek kanan. Begitu pula dengan Ardi Idrus, harus siap menjaga pos bek kiri. Di tengah Farshad Noor bisa diplot sebagai jangkar, bareng Frets di sayap kanan dan Febri Haryadi di sayap kiri. Dan juru gedor gawang lawan bisa ditugaskan Wonder Luiz dan Ezra Walian yang semakin nyetel.


    Bentrokan Persib Bandung dengan Persebaya Surabaya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4) pukul 18 15 wib merupakan duel klasik "atawa" "perang saudara" yang bakal berlangsung seru. Tanpa harus merinci bentrokan-bentrokan sebelumnya, yang saling mengalahkan, hanya satu tiket yang diperebutkan.
    Dengan starting line up seperti tersebut di atas, untuk bisa melenggang ke semi final, mau tidak mau Persib harus menyerang duluan. Tekan dari awal...! Duet Luiz dan Ezra dengan sokongan Farshad dari tengah serta Frets dan Febri dari kedua sayap, boleh jadi duet itu akan menjadi momok di jantung pertahanan lawan. Apalagi, striker asal Brazil itu kembali tajam. Niscaya dia bakal merajalela mengolah si kulit bundar. Dan kehadiran Supardi pun akan membuat kedua sayap dan stryker tambah menekan, dengan long passing akuratnya.


    Namun demikian, barisan pertahanan Persib tetep "kudu" waspada dengan serangan pasukan Bajul Ijo yang cenderung mengajak adu sprint. Jadi, baik Victor maupun Nick, terutama Supardi dan Ardi jangan terlalu ke depan. Tetap di posnya masing-masing. Terus, jika mendapat tekanan dari lawan atau kalah sprint, tidak perlu melakukan tekel-tekel keras yang bisa membuahkan kartu. Jadi, ikut maju ke depan, khususnya Nick dan Igbonefo boleh saja jika ada tendangan bola mati ke gawang lawan.
    Untuk pergantian pemain, Roberts bisa mengutamakan Beckham Putra Nugraha, Ferdinand Alfred Sinaga, Bayu-Henhen, Esteban Vizccara, dan pergantian kiper jika dipandang perlu.
    Nah, dengan skenario berdasarkan kacamata balad Bobotoh, dengan tekan dari awal, bukan tidak mungkin Maung Bandung akan melenggang ke semi final dengan skor tipis 1-0 (2-1) sekalipun. Kita saksikan saja kelangsungan bentrokan dua tim (Persib-Persebaya) itu, di layar kaca Indosiar dari rumah saja. Cag !

    (h.ss) *