Teranyar

    Catatan Balad Bobotoh : Lanjutkan Kemenangan dan Tantang Persija di Final

    19 April 2021 11:24
    Foto : Official Persib
    Dengan pasukan komplit yang sudah terasah ketajamannya, Persib jangan sampai menyia-nyiakan atawa membuang kesempatan Hade untuk membungkam tim (PSS Sleman) yang diarsiteki Dejan Antonic itu. Lanjutkan kemenangan dengan skor berapa pun dan tantang Persija Jakarta di final.





    Catatan Balad Bobotoh

    Lanjutkan Kemenangan dan Tantang Persija di Final

    Menang atas PSS Sleman (2-1) di semi final leg pertama, di Stadion Maguwoharjo, Sleman-Yogyakarta, Jumat (16/4), memang belum seratus persen menjamin Persib Bandung lolos ke final Piala Menpora 2021. Lantaran masih ada leg kedua, yang bisa mengubah segalanya.

    Sejatinya, skor imbang kacamata atawa 1-1 pada bentrokan kedua Maung Bandung versus Super Elang Jawa di Stadion Manahan, Solo, Senin (19/4) malam pukul 20.30 wib, sudah cukup untuk mengantar pasukan Robet Rene Alberts menuju partai puncak.

    Akan tetapi, jika bentrokan kedua tim itu di leg kedua berakhir remis, ada kesan Persib menganggap enteng lawan. Dan itu berbahaya. Bahkan, bisa jadi bumerang.

    Untuk itu, sang pelatih pun jangan mengeluarkan keputusan yang tidak penting. Seperti memberikan kesempatan main bagi pemain yang belum diturunkan.

    Apalagi, kabar baik Persib Bandung bisa tampil dengan kekuatan penuh. Artinya, duet penyerang maut, Wander Luiz dan Ezra Walian yang kerap menjadi momok di jantung pertahanan lawan bisa manggung.

    Dengan pasukan komplit yang sudah terasah ketajamannya, Persib jangan sampai menyia-nyiakan atawa membuang kesempatan Hade untuk membungkam tim (PSS Sleman) yang diarsiteki Dejan Antonic itu. Lanjutkan kemenangan dengan skor berapa pun dan tantang Persija Jakarta di final.

    PSS Sleman yang memiliki pertahanan kokoh yang dikomandani Fabiano Beltrame, sudah diuji bahkan bisa diterobos. Begitu pula para pemain tengahnya yang bertumpu pada Syamsul Arif dan Kim Jeffrey Kurniawan, masih bisa diimbangi. Paling tinggal sayap lincah Irfan Jaya dan Saddam, yang harus mendapat pengawalan ekstra dari Nick Kuipers maupun Victor Igbonefo atawa Henhen Herdiana dan Ardi Idrus.

    Jadi, jangan sampai ada cerita Maung Bandung "balik bandung" akibat tersandung, hehe...

    Justru harus sebaliknya, Persib Bandung harus bisa memuaskan para bobotoh yang setia menonton tim kebanggaannya dari rumah saja.

    Malah, tidak sedikit pula Bobotoh dari berbagai penjuru Kota Bandung, yang amat sangat berharap bisa menyaksikan El Classico, yakni Persib Maung Bandung ber-duel dengan Persija Macan Kemayoran Jakarta di partai puncak.

    "Maen deui jeung PSS Sleman di leg kadua, tong make draw ge Persib lolos ka final. Alusna menang deui. Jadi puguh pisan Persib ka finalna," papar bobotoh sejati di pangkalan ojeg Jalan Sersan Bajuri, Bandung.

    Kini, tinggal meener pelatih Maung Bandung, siapa-siapa saja yang akan dimainkan sebagai starting line up.

    Keinginan bobotoh, gak ada salahnya kalau Teja Paku Alam di bawah mistar alias kiper. Terus bek kanan Henhen Herdiana dan bek kiri Ardi Idrus. Di depan gawang sebagai center bek, tetep kudu Nick Kuipers dan Victor Igbonefo.

    Berlanjut ke tengah, Dedi Kusnendar dan Farshad Noor bisa bahu membahu. Untuk sayap, kanan Frets Butuan dan kiri Febri Haryadi. Penyerang, Wander Luiz bisa ber-tandem dengan Ezra Walian. Dan cadangan siapkan Esteban Vizccara, Beckham Putra Nugraha, Abdul Azis, Zalnando, dan Bayu.

    Dengan kekuatan pasukan seperti itu, rasanya Persib Bandung tidak akan membuang peluang untuk mengulang kemenangan, berapapun skornya. Lebih dari 2-1, lebih baik. Cag !

     

    (h.ss)*