Teranyar

    Catatan Balad Bobotoh : Persija Atawa PSM ?

    18 April 2021 15:58
    Penyerang Persija Jakarta, Marko Simic saat mendapat kesempatan untuk membobol gawang PSM Makassar. (sumber foto:LIB)
    Ngintip Calon Finalis
    Persija Jakarta dan PSM Makasar sudah menjalani semi final leg pertama, dengan hasil kacamata. Dan bentrok leg kedua mereka di Stadion Manahan, Solo, Minggu (18/4) pukul 20.30 wib akan menentukan siapa di antara Persija dan PSM yang akan maju ke final.


    Kelangsungan Piala Menpora 2021, meski tidak boleh ada penonton yang datang ke stadion, tetap ditunggu para pecinta sepak bola yang tampak puas dengan menonton di layar kaca atawa di rumah saja.
    Berbeda dengan Persib Bandung yang sudah menginjakkan sebelah kakinya di final, Persija dan PSM harus bertempur habis-habisan di semi final leg kedua.


    Macan Kemayoran, sebutan Persija Jakarta, dengan materi pemain belakang, tengah dan depan yang mumpuni, beberapa kali mendapat peluang untuk membuat gol. Baik dari kaki dan kepala Marco Simic maupun dari kaki Novri Setiawan yang dari tengah ikut membantu penyerangan.


    Penetrasi dan daya jelajah Rico Simanjuntak, tetap harus mendapat perhatian ekstra para pemain tengah, belakang, dan kiper. Tusukan-tusukan ke daerah pertahanan lawan yang dilakukan Rico, tidak jarang membahayakan. Bahkan, adu sprint pun dia acap unggul.


    Pemain Persija lainnya yang menonjol, Pacheco. Dia pemain belakang, stoper yang kerap ikut membantu menyerang, terutama jika ada bola mati, dan headingnya tidak jarang membuat gol.
    Di leg kedua ini, Macan Kemayoran bakal kehilangan pemain asing yang kerap berada di tengah bareng Rochitcan. Marco Motta, dia diganjar kartu merah oleh wasit di semifinal leg pertama.


    Meski kehilangan salah seorang pemain asing andalannya, masih ada pemain asing lsinnya dari Persija yang harus diwaspadai, Iann Motta. Intinya, Macan Kemayoran dihuni pemain-pemain mahal. Dan lagi materi pemain yang bermain dengan pemain yang ada di bangku cadangan, boleh dibilang perbedaannya tidak jauh.
    Dengan hasil imbang tanpa gol yang diraih Juku Eja saat meladeni Macan Kemayoran di semi final leg pertama, setidaknya membuka peluang bagi pasukan Samsudin untuk kembali menjinakkan padukan Sudirman, 2-0, di fase grup.


    Zulkiply Syukur dkk di laga pertama semi final juga bukan tidak memiliki peluang untuk mencetak gol. Yacob Sawor bahkan Patrick Wanggai juga acap merepotkan barisan pertahanan lawan. Ketatnya penjagaan di kotak penalti Persija, membuat Andriani terhindar dari kebobolan.


    Memang pertandingan leg pertama semi final antara Persija Jakarta lawan PSM Makasar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis.(15/4) malam lalu berlangsung ketat. Jual beli serangan kerap dilakukan kedua tim dengan tidak jarang menimbulkan keributan. Sehingga wasit pun tidak ragu-ragu untuk mengeluarkan sejumlah kartu kuning dan satu kartu merah untuk pemain Persija.


    Kalau melihat jalannya pertandingan leg pertama, bisa saja leg kedua pun kembali seri. Sehingga untuk menentukan siapa yang lolos ke final, adalah tim yang memenangkan gol-golan alias adu penalti.

    Jadi, kalau setelah semi final leg pertama ada yang bertanya, siapa dari ke empat tim (Persija Jakarta, PSM Makasar, Persib Bandung, PSS Sleman) itu yang layak menjadi finalis ? Gampang-gampang susah jawabnya.
    Yang pasti calon finalis bukan Persija Jakarta dan PSM Makasar. Bahkan, bobotoh dari Cijawura menyebut finalis Piala Menpora 2021 pantasnya Persib Bandung dan PSM Makasar.

    Akan tetapi, bobotoh dari Negla berkeinginan yang pantas tampil di final Piala Menpora 2021 adalah Maung Bandung dan Macan Kemayoran. Ya, El Clasico Indonesia. Kita nantikan saja !

    (h.ss) *