Teranyar

    Catatan Balad Bobotoh : Rapatkan Barisan Pertahanan

    16 April 2021 09:13
    Foto : Liga Indonesia Baru
    Pasukan Super Elang Jawa yang diarsiteki Dejan Antonic, terbilang mumpuni di semua lini. Fabiano Beltrame yang notabene mantan punggawa Maung Bandung dipercaya sebagai komandan benteng pertahanan dibantu Mario Maslac dan Arthur serta Bagus Nirwanto, yang tampak sulit ditembus lawan sekaligus membuat Ega Rizki tenang di bawah mistar gawang.





    Catatan Balad Bobotoh
    R a p a t k a n   B a r i s a n
    P e r t a h a n a n

    PSS Sleman yang menyingkirkan Bali United di perempat final, boleh saja bertekad untuk melanjutkan trend kemenangannya dengan berambisi menaklukkan lawannya di semi final, Persib Bandung.

    Heit..... , jangan yakin dulu. Meski Maung Bandung kehilangan Wander Luiz akibat kartu merah, ditambah cideranya Ezra Walian, Dedi Kusnendar dan Victor Igbonefo, tambalannya pun sudah pada siap tempur.

    Yang pasti, bentrokan Super Elang Jawa, sebutan PSS Sleman dengan Persib Bandung di semi final Piala Menpora 2021 leg Munggaran di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Jumat (16/4) pukul 20.30 bakal seru.

    Pasukan Super Elang Jawa yang diarsiteki Dejan Antonic, terbilang mumpuni di semua lini. Fabiano Beltrame yang notabene mantan punggawa Maung Bandung dipercaya sebagai komandan benteng pertahanan dibantu Mario Maslac dan Arthur serta Bagus Nirwanto, yang tampak sulit ditembus lawan sekaligus membuat Ega Rizki tenang di bawah mistar gawang.

    Kemudian, di tengah Kim Jeffrey Kurniawan yang juga mantan pemain Persib Bandung barengan Aaron Evans dan Nico Velez tidak jarang ikut menyerbu atau memberikan umpan-umpan matang kepada Irfan Jaya, Irkham Mila dan Arsyad Yusgiantoro yang acap merepotkan barisan pertahanan lawan. Dan apalagi jika Syamsul Arifin dan Irfan Bachdin diturunkan, jelas kekuatan Super Elang Jawa bertambah.

    Semi final Piala Menpora 2021, memang dihelat 2x (leg 1 dan leg 2). Akan tetapi, sangat disayangkan jika laga leg 1 bermain imbang. Dan leg 2 menjadi taruhannya.

    Bagi Persib Bandung yang kerap mengikuti turnamen, tentunya "fight'" di laga leg 1 dan laga leg 2. Sejatinya, Maung Bandung jangan membuang kesempatan.

    Meneer Albert Rene Alberts, pelatih Maung Bandung tidak perlu dipusingkan dengan absennya beberapa pemain di semi final leg 1. Terus, juga tidak perlu menerapkan keputusan yang tidak penting, seperti memaksakan menurunkan pemain pengganti yang seharusnya tidak dibutuhkan.

    Menghadapi PSS Sleman, Persib Bandung PD (percaya diri,pen) saja menyajikan starting line up Teja Paku Alam atawa I Made Wirawan di bawah mistar gawang. Terus, di depan gawang Nick Kuipers dan Achmad Jufriyanto kalau Victor Igbonefo belum fit, bisa diplot sebagai barisan pertahanan yang disokong Henhen Herdiana "Atawa" Supardi Natsir di bek kanan dan bek kiri.

    Sementara di tengah jika Dedi Kusnandar belum siap, Abdul Azis dan Farshad Noor bisa gawe bareng Febri Haryadi dan Esteban Vizccara yang juga bisa berperan sebagai penyerang sayap. Dan di depan duet Frets Butuan dan Ferdinand Alfred Sinaga bisa dimaksimalkan andaikan Ezra Walian belum pulih cideranya.

    Untuk mengatasi gempuran lawan, seperti dialami saat Persib Bandung kontra Persebaya Surabaya, rapatkan barisan pertahanan. Bahkan, pemain tengah mundur ikut membantu pertahanan. Biasanya, situasi mencekam terjadi di babak kedua, terutama di saat injuri time.

    Irfan Jaya, Irkham Mila dan Arsyad Yusgiantoro yang memiliki kecepatan dalam melakukan serangan, harus diantisipasi ekstra waspada. Apalagi, jika Syamsul Arifin dan Aaron Evans serta Irfan Nadin dan Kim Jeffrey Kurniawan ikut menekan. Makanya, Meneer Alberts harus jeli dalam melakukan pergantian pemain di babak kedua. Siapkan Beckham Putra Nugraha dan Bayu di babak kedua. Niscaya Maung Bandung bakal mengaum di kandang lawan. Kans menang Persib Bandung 40 %, seri 30 %. Jadi, sesuai dengan prediksi bobotoh dari Gegerkalong Hilir, Bandung.

    " Piraku we atuh, maung teu bisa nyakar manuk." (Masa iya, harimau tidak bisa mencakar k," celetuknya yang diamini bobotoh lainnya. Semoga!

     

    (h.ss) *