Teranyar

    Catatan Merah Dua Laga Buat Arsitek Djanur

    14 September 2021 11:51
    Djanur mengakui koordinasi semua lini perlu diperbaiki baik koordinasi secara vertikal antar lini dan koordinasi horizontal antar pemain dalam satu lini.
    “Kita tidak ingin menyalahkan gelandang kurang memberikan suplai bola, tapi saya pikir pergerakan striker juga perlu diperbaiki ke depan.”
    - Djadjang Nurdjaman, Pelatih Barito Putera

    Arsitek Barito Putera, Djadjang Nurdjaman akan mengevaluasi semua lini setelah mendapat hasil buruk di dua laganya. Dan, memasukkan beberapa kelemahan itu kedalam catatan merah.

    Lemahnya konsentrasi lini belakang menjadi sorotan Djadjang. Banyak kesalahan-kesalahan yang tidak perlu terjadi sehingga menciptakan celah empuk striker lawan membobol jala kipernya.

    Legenda Persib ini membeberkan soal kekalahan kedua Barito Putera saat lawan Bali United karena kurangnya fokus dan konsentrasi lini belakang.

    “Jalannya pertandingan sendiri kami sempat unggul tapi kehilangan fokus sehingga dua gol balasan bersarang ke gawang kita. Itu hal yang harus diperbaiki di pertandingan berikutnya,” ujar Pelatih yang akrab disapa Djanur.

    Pada laga ini, Barito Putera memang tidak diperkuat bek andalannya Cassio de Jesus. Djanur mengakui absennya bek tangguh asal Brasil tersebut benar-benar terasa.

    ”Saya pikir itu terlepas dari tidak mainnya Cassio. Saya pikir ini adalah hari yang harus diperbaiki juga bagian koordinasi dan komunikasi antarpemain 4 belakang kami di box penalti,” tuturnya.

    Lini depan dan tengah pun tidak luput dari sorotan Djanur. Dia mengakui koordinasi semua lini perlu diperbaiki baik koordinasi secara vertikal antar lini dan koordinasi horizontal antar pemain dalam satu lini. (Bobotoh.id/HR -pssi)