Teranyar

    Cerita Bobotoh Baheula: Disuruh Syahadat oleh Mendiang Ayi Beutik untuk Masuk Viking

    27 December 2020 19:01
    Super Fans Balik Bandung episode ke-10 disiarkan secara langsung dari Base Camp Viking Blue Line Majalaya, Kabupaten Bandung. (Bobotoh.id/AH)
    Disela-sela acara tersebut, Arie Ketinx, salah satu tokoh bobotoh dan sebuah klub motor di Kabupaten Bandung itu pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali bergabung dengan Viking Persib Club.
    Super Fans Balik Bandung episode ke-10 kembali hadir di kanal Youtube Bobotoh TV dengan ditayangkan secara langsung pada Rabu lalu (23/12/2020). Kali ini, acara yang dipandu oleh dua host yakni Mang Qdonk dan Mayang Amoy itu disiarkan secara langsung dari Base Camp Viking Blue Line Majalaya, Kabupaten Bandung.

    Mengusung tema Bobotoh Baheula, tiga narasumber yang dihadirkan pun dimintai cerita dari pengalamannya selama menjadi suporter bagi Persib Bandung. Tiga narasumber yang dihadirkan diantaranya Angga, Gandhi dan Arie Ketinx. Ketiganya mewakili distrik Viking Persib Cub yang ada di Kabupaten Bandung.

    Disela-sela acara tersebut, Arie Ketinx, salah satu tokoh bobotoh dan sebuah klub motor di Kabupaten Bandung itu pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali bergabung dengan Viking Persib Club. Saat itu, pada akhir tahun 90-an, Arie Ketinx mengaku baru tahu ada kelompok suporter Persib yang bernama Viking Persib Club. Ia pun mencoba untuk mendaftar langsung ke Jalan Gurame, Kota Bandung, tempat di mana Sekretariat Viking Persib Club dahulu berada.

    "Awalnya, saya hanya menonton pertandingan Persib dari televisi saja bersama keluarga. Tapi kemudian ada saudara saya namanya Kiki (Salah satu pendiri Viking Persib Cub) yang mengajak daftar menjadi anggota. Pada akhirnya kami berangkat ke Jl. Gurame, di depan kantor Persib dulu masih belum jadi sekretariat, masih ngampar aja di rumput," cerita Arie Ketinx.

    Ieu Rame Bob: JEBLOK DI PERSIB TAPI SUKSES DI EROPA, RADOVIC JELASKAN PERBEDAANNYA!

    Akan tetapi, alih-alih disambut seperti pendaftaran selazimnya, Arie Ketinx yang saat itu datang bersama saudaranya pun malah dijaili oleh mendiang Panglima Viking Persib Club, Ayi Beutik. Ia saat itu mengaku mendapat sejumlah kejailan yang dipinta oleh mendiang Ayi Beutik kepadanya.

    Bahkan, Arie Ketinx menyebut pernah dijaili dengan cara disuruh membentangkan syal Viking sembari bersyahadat, hingga menyanyikan lagu Indonesia Raya. Namun, Arie mengaku semua itu merupakan guyon belaka untuk mempererat silaturahmi.

    "Pada saat itu kami bertemu dengan almarhum Ayi Beutik, lalu kami dijailin oleh beliau. Jadi waktu mau daftar ditanya 'maneh orang mana?' saya jawab 'orang Majalaya'. Lalu saya disuruh ambil syal sambil disuruh 'syahadat bisa teu'. Disitu saya agak kesal, tapi mau tidak mau ya saya nurut saja karena beliau senior di Viking. Setelah syahadat, saya lalu disuruh menyanyikan lagu Indonesia Raya, di dalam hati saya makin kesal, tapi saya turuti saja," ujar pria yang akrab disapa Uwa tersebut.

    "Setelah itu kami bertemu dengan almarhum Odoy, beliau tanya saya orang mana, dan kebetulan beliau mengaku ada kenalan orang Majalaya. Seminggu setelahnya saya kembali lagi ke sekretariat untuk mengambil baju, saya agak dikerjain lagi di sana. Kebetulan saat itu ada junior saya di salah satu klub motor, lalu menghampiri saya sambil 'sun tangan'. Yang lain heran, masalahnya yang 'sun tangan' ke saya ini di sana disebut preman. Tapi junior saya ini bilang ke yang lain, bahwa saya adalah seniornya di salah satu klub motor. Akhirnya semuanya kaget dan langsung meminta maaf kepada saya," ungkapnya sembari tertawa. (Bobotoh.id/RF)