Teranyar

    Cerita dari Asep Balon: Bermusik dari Kejadian yang Umum Dialami Remaja

    5 March 2021 15:46
    Asep Balon ketika hadir dalam acara NGOPER Persib Pisan presented by Supertalks. (Bobotoh.id/AH)
    Asep Balon mengaku memang sengaja menciptakan lagu yang dekat dengan pribadinya sendiri.
    Pernahkah Anda ketika mendengarkan sebuah lagu lalu merasa lagu tersebut sangat mengisahkan apa yang juga sedang Anda rasakan? Umumnya, lagu-lagu tersebut pastinya lebih mudah diingat dan disukai.

    Begitupun juga dengan lagu-lagu yang diciptakan oleh musisi Asep Balon. Musisi yang menganut genre semi hip hop ini kerap kali menciptakan lagu-lagu yang merupakan pengalaman pribadinya. Uniknya, pengalaman pribadinya tersebut memang umum terjadi di kalangan remaja, utamanya urusan percintaan.

    NGOPER Persib Pisan presented by Supertalks yang ditayangkan secara langsung di kanal Youtube Bobotoh TV pun membahas tuntas mengenai konsep bermusik dari Asep Balon. Asep Balon mengaku memang sengaja menciptakan lagu yang dekat dengan pribadinya sendiri. Hal itu dikarenakan agar dirinya sendiri merasa nyaman dengan lagu yang ia bawakan.

    Meski lirik yang ia bawakan cenderung berbahasa kasar dengan menggunakan Bahasa Sunda, Asep mengaku memang sengaja membuat lagunya seperti itu. Alasannya, lantaran bahasa yang ia gunakan sehari-hari dengan teman-temannya lebih mudah untuk dibuat menjadi lagu.

    "Alasan kenapa saya menciptakan musik dengan bahasa yang agak kasar, mungkin karena itu adalah bahasa sehari-hari yang saya gunakan dengan teman-teman saya. Tetapi tentunya di setiap lagu yang saya ciptakan punya pesan yang mendalam," ujar Asep Balon.

    Lebih lanjut, Asep Balon pun menjelaskan mengapa ia memilih genre semi hip hop untuk musik yang ia bawakan. Ia beralasan, genre hip hop memang sudah lama ia dengarkan dan ia sukai.

    Meski membawakan musik hip hop, Asep Balon berkata enggan untuk tampil bermewah-mewahan dalam pembuatan video clip dari lagunya. Ia tak ingin seperti halnya musisi hip hop yang lain di mana ketika membawakan lagu dalam video clipnya selalu tampil bermewah-mewahan. Sebagai gantinya, ia pun mencoba tampil sederhana, contohnya seperti mengganti mobil mewah dengan delman yang merupakan kendaraan tradisional di daerah asalnya Majalaya, Kabupaten Bandung.

    "Saya walaupun menganut genre semi Hip Hop tapi saya tidak ingin seperti yang lain, contohnya ketika membuat video clip harus bermewah-mewahan dengan mobil mewah. Saya hanya ingin jujur dengan musik saya, seperti contohnya saya tidak bisa menggunakan mobil mewah di video clip saya, tapi saya bersiasat dengan mengganti dengan delman saja," papar Asep.

    Asep Balon pun mengungkapkan alasan mengapa dirinya menggunakan topeng dalam pembawaannya. Ia berkata sengaja memakai topeng lantaran para penikmat musiknya bisa lebih fokus kepada karyanya saja, bukan kepada rupa fisiknya.

    "Sebenarnya dulu saya ingin memakai topeng seperti Slipknot, tetapi ketika saya mau beli ternyata harganya mahal. Jadi saya membuat sendiri saja yang mudah dibuat. Selain itu alasan saya menggunakan topeng juga agar orang-orang lebih fokus untuk menikmati karya musik saya saja," pungkas Asep Balon. (Bobotoh.id/RF)