Teranyar

    Cerita Eka Ramdani: Sang Pemimpi dari Purwakarta yang Menjadi "Role Model" Bandung

    27 February 2021 08:22
    Eks pemain Persib, Eka Ramdani saat hadir di acara NGOPER Persib Pisan presented by Supertalks. (Bobotoh.id/AH)
    Eka bercerita, karirnya sebelum menjadi pemain Persib tidaklah mudah.

    Pernah ada masanya, bahwa ada cerita yang berkembang di kalangan anak-anak Bandung, yang mana mereka bercita-cita ingin menjadi pemain Persib seperti layaknya Eka Ramdani. Cerita tersebut banyak berkembang di masyarakat, pada medio tahun 2000-an awal hingga 2010-an.

    Nama Eka Ramdani memang sempat lama menjadi primadona sepak bola Jawa Barat, khususnya Bandung. Tak lain dan tak bukan adalah gelarnya sebagai pemain sentral di Persib Bandung. Bahkan, ban kapten pun beberapa tahun sempat melekat di lengan pria kelahiran Wanayasa, Kabupaten Purwakarta tersebut.

    Pada acara NGOPER Persib Pisan presented by Supertalks yang ditayangkan secara langsung di kanal Youtube Bobotoh TV, Jum'at (26/2/2021), Eka Ramdani pun bercerita panjang mengenai karirnya, hingga sempat menjadi role model sepakbola Bandung dan Jawa Barat.

    Eka bercerita, karirnya sebelum menjadi pemain Persib tidaklah mudah. Lebih lagi, ia harus menempuh perjalanan dari Purwakarta untuk kemudian bisa mendekat ke radar Persib Bandung: dengan cara bergabung Sekolah Sepak Bola (SSB) di Bandung. Eka pun berangkat ke Bandung, dengan cita-cita besar ingin menjadi pemain Persib.

    "Saya daru kecil memang diniatkan untuk menjadi pemain Persib. Saya berangkat dari Purwakarta ke Bandung dan masuk ke Sekolah Sepak Bola (SSB) itu murni karena ingin menjadi pemain Persib. Alhamdulillah pada prosesnya berjalan, pastinya karena do'a orang tua juga," tutur Eka Ramdani.

    Buah dari kerja kerasnya pun bisa dirasakan kemudian. Lebih lagi, jalannya menjadi pemain sepakbola profesional mulus setelah ia terus menerus dapat kesempatan untuk tampil bersama Timnas Indonesia dari level junior.

    "Dalam prosesnya, saya kurang lebih tidak lama di SSB, mungkin hanya satu setengah tahun lalu saya ikut seleksi Timnas U-16 dan terpilih. Setelah masuk Timnas junior itu, biasanya selalu akan dipanggil ke jenjang selanjutnya, dan Alhamdulillah saya selalu ikut dipanggil dan terpilih," papar Eka.

    Kesuksesan Eka Ramdani yang tadinya hanya berasal dari sebuah desa di Kabupaten Purwakarta hingga akhirnya bisa menjadi pemain Persib Bandung dan Timnas Indonesia pun patut dicontoh oleh anak-anak di Bandung dan juga Jawa Barat. Eka menjadi contoh, bahwa keterbatasan pun bukan menjadi sebuah halangan untuk dirinya, yang kemudian bisa menjadi role model bagi siapapun yang membaca cerita karirnya. (Bobotoh.id/RF)