Teranyar

    Dari Bandung untuk ASIA- KONSEP BARU HELLPRINT United 7

    9 December 2019 10:55
    Event Hellprint United 7 Day, lapang Pusenif Bandung, minggu (8/12/2019)

    Event Hellprint, yang pernah didaulat sebagai persembahan super musik festival metal terbesar di Asia ini kembali menghangatkan para penikmat tidak saja musik cadas, tapi juga bagi penikmat musik all genre.

    Venue Pusenif PPI,  jalan Supratman Bandung yang berkapasitas 20.000 orang ini, Minggu (8/12/2019) penuh dipadati para penggila musik metal dan lainnya dari Kota Bandung dan kota-kota lainnya  sejak pagi pukul 10.00 WIB.

    Memang, Hellprint United Day 2019 kali ini mengusung konsep yang  berbeda. Tidak hanya menampilkan grup band metal melulu,  tetapi juga non metal dari berbagai genre. Setidaknya gelaran ini bisa memberi warna berbeda bagi setiap penikmat musik.

    Brugerkill, Seringai, Jeruji, Dinar Sandy dan talent lainnya tampil di united stage dengan musik distorsi tingkat tinggi. Sementara di Noise Stage tampil band Mesin Tempur, Nectura, Juicy Luicy, Kabut Salju, dan lainnya. Dan tak kalah seru, Di Rawk Stage hadir Asep Balon, Rosemary, Kudeta, Alone At Last, dan lainnya.

    Event tahun ini memang agak berbeda, menurut  Promotor Hellprint, Dany Taufik Kurniawan atau akrab disapa Dany Kajul bilang kalau Event kali ini hadir mengusung konsep festival sesungguhnya. Di mana tiga panggung berukuran besar berdiri bersebelahan, menampilkan talent berbeda. Terkadang antara satu band dengan band lainnya tampil bersama. Berbeda panggung.

    Bagi Dany Kajul, konser Hellprint adalah bentuk apresiasi berkesenian para pemusik underground tanah air untuk tampil hebat dan profesional.

    “Ada 56 perwakilan band, dari 40 kota di Indonesia tampil pada Hellprint tahun ini. Dengan membagi genre musik, siang lebih ke musik keras, metal dan underground.  Di malam hari, musik lebih soft dan slow degan menjagokan tata lighting yang gemerlap dari kekuatan 200.000 watts.,” tambah Deny Kajul.

    "Biasanya grup band yang tampil, beraliran metal semua, tetapi ini kami hadirkan band yang sedikit slow. Mereka kami hadirkan malam hari. Kami ingin semua musik indie bersatu, tidak ada lagi terkotak-kotak," ujar dia.

    Menurut Kajul, event malam ini adalah puncak dari rangkaian Hellprint United Day 2019 yang digelar di 16 kota. Namun untuk konsep puncak, tahun ini hanya digelar di Lapangan Pussenif, Kota Bandung.

    Sementara, Daniel Andre dari perwakilan Super Musik Kota Bandung mengatakan kalau gelaran Hellprint United 7 Day merupakan sebuah Big Bang di penghujung 2019 yang digelar di Kota Bandung.  Super Music.Id Hellprint United 7 Day Local Music adalah festival yang digelar untuk mengakomodir semua musisi di Tanah Air. 

    “Dengan format berbeda yang dapat mengakomodir pemusik kota Bandung dan kota-kota lainnya di Indonesia dan musiknya yg menghibur masyarakat.  Karena setiap tahunnya selalu ada perubahan dan penambahan aktivitas lainnya seperti  merchandising , food and beverages, lounge eksklusif,” tambah Andre, sumringah.

    Yang jelas, Event yang menggabungkan semua genre ini, setidaknya memberi harapan semua kalangan penikmat musik bisa menikmati festival tahunan ini.

    "Bila tahun sebelumnya ada konser tour ke beberapa daerah, tahun ini Hellprint hanya dipusatkan di Bandung. Harapan kami, ini menjadi puncak pestanya musisi indie," tutur Andre. (Bobotoh.id/HR –FT : Joe)


    Ayo Dibeli