Teranyar

    Data Pengguna Bocor, Google Plus Akan Ditutup?

    9 October 2018 16:02
    Google dikabarkan akan menutup layanan media sosialnya, Google+. Alasannya tak lain karena perusahaan baru saja mengungkap kalau Google+ kebocoran ratusan ribu data pribadi penggunanya.

    Dilansir Liputan6.com dari Reuters, Selasa (9/10/2018), penyebab kebocoran data pengguna ditengarai berasal dari sebuah bug API di dalam platform, yang bisa memberikan akses kepada pengembang aplikasi pihak ketiga untuk mengakses profil dan data pribadi pengguna Google+.

    Ieu Rame Lur:

    Milla Belum Mucunghul Di Indonesia, Ini Kata Gusti Randa!

    Tak Lagi Tercatat Sebagai Pemain, Eks Striker ini Rajin Gaungkan #PersibDay

    Google sendiri mengklaim kalau sampai detik ini belum ada pengembang yang berani untuk mengakses data pengguna dari bug tersebut.

    Dalam blog resmi terbaru Google, perusahaan mengungkap berapa banyak data pengguna yang bocor. Ada sekitar 500.000 akun pengguna yang datanya bocor, sedangkan ada 438 aplikasi pihak ketiga yang kemungkinan bisa saja mengakses data pribadi pengguna dari bug tersebut.

    Ieu Rame Lur:

    PSMS Mengantos Sanksi Yang Pantas Untuk Pelaku Pemukulan Coach Peter Butler!

    Doa Bobotoh Akan Menyarengan Persib!

    Adapun data yang bocor meliputi nama pengguna, alamat email, pekerjaan, jenis kelamin, dan usia.

    "Kami belum menemukan bukti kalau ada pengembang yang sudah sadar akan bug ini, atau menyalahgunakan API. Kami juga belum menemukan ada satu data pun yang disalahgunakan,"ujar VP Engineering Google Ben Smith.

    Google sendiri mengakui kalau bug tersebut sebetulnya sudah ditambal sejak Maret 2018. Tidak dapat dipastikan apakah Google+ bakal 'hidup' kembali atau benar-benar dimatikan secara permanen. (Bobotoh.ID/RCK)
    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli