Teranyar

    Dituduh Curang, SPBU Kircon & Riau Membantah!

    19 October 2018 16:44
    Dua SPBU atau Stasion Pengisian Bahan Bakar Umum disegel oleh tim dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) dan Direktorat Metrologi. Penyegelan dilakukan setelah pada dua mesin pompa ukur BBM SPBU yang terletak di Jalan Ibrahim Adjie dan Jalan LLRE Martadinata (Riau) Kota Bandung itu tersebut terindikasi terpasang alat yang bisa mengurangi meteran BBM.

    Namun kedua SPBU itu membantah telah melakukan kecurangan. menurut staf administrasi SPBU Kircon, Yati Mulyadi, mengklaim tidak melakukan kecurangan dengan mengurangi meteran. Pasalnya, pengelola sudah melakukan pengecekan setiap hari sebelum beroperasi.

    Ieu Rame Lur:

    Tidak Serab dengan Kekuatan Persib, Persebaya Fokus Menjauh dari Zona Merah

    Diduga Menyieun Kecurangan 2 SPBU Di Bandung Disegel!

    "Setiap hari dicek enggak ada masalah selama ini. Pas-pas saja ukurannya," kata Yati seperti dilansir Detik.com, Jumat, 19/10/2018.

    Diakuinya mesin pompa ukur yang ditemukan alat pengurangan meteran tersebut sudah usang. Apalagi saat itu dibeli oleh pengelola dalam keadaan bekas.

    Ieu Rame Lur:

    Tak Ada Pesta Besar Ditengah Hembusan Angin Segar

    Djanur Memeunteun Persib & Persebaya Dihadapkan dengan Situasi Yang Sama

    "Itu mesin lama, kami beli bekas waktu itu. Mungkin itu karena mesin tua, bisa saja eror tapi kami ada yang mengecek terus," ungkap Yati.

    Sedangkan .pengelola SPBU Riau, Basir Ahmad, mengklaim tidak melakukan kecurangan. Apalagi mesin pompa ukur BBM tersebut baru dibeli 4 bulan lalu dengan kondisi bekas.

    "4 bulan lalu kami ke metrologi, sudah dimetrologi ditera normal. Sekarang juga normal kok. Itu mesin lama dan bekas," tuturnya.

    Ia mengaku tidak mengetahui mengenai keberadaan alat tersebut di mesin pompa ukur BBM. Sebab, menurutnya, ada teknisi yang mengecek secara berkala setiap mesin di SPBU.

    "Yang jelas kami ini tidak manipulasi. Kami tidak tahu alat itu. Kami juga 4 bulan ke belakang ditera. Ada teknisinya juga enggak tahu soal itu," ujar Basir. (Bobotoh.id/RCK. Foto: MetroTVNews)

    Ayo Dibeli