Teranyar

    Dokter Persib Menyungkeun Jangan Banyak Kontak Fisik Dan selfi di Stadion !

    11 March 2020 16:50
    Di imbau suporter yang daya tahan tubuhnya kurang bagus, jangan pergi ke lapang. Dan sebelum nonton, baiknya makan dulu, suporter juga bisa membawa masker dan alat pertahanan diri dari virus
    Sebagai bagian dati skuat Persib, Dokter Rafi Ghani berkomitmen sebagai tim persib, itu resiko tinggi, karena ketemu orang banyak. Dan kegiatan yang ada di setiap daerah, tidak tahu apakah ada coronanya atau tidak.

    Maka, dirinya komitmen supaya tidak banyak kontak fisik, nanti akan di sosialisasikan juga ke bobotoh. Sampai ini tertangani dengan baik, tidak banyak berjabat tangan. Dan tidak selfe, misalnya dengan penderita.


    Ieu Rame Lur

    Panpel Persib sudah layangkan surat ke Dinkes. Menyunkeun sumbang saran !

    Meledot PSS Sleman minggu nanti itu hadiah terindah HUT Persib


    "Pada saat pertandingan nanti, kan banyak bobotoh, inbauan dari saya sebagai dokter dan meminimalisir. Di imbau suporter yang daya tahan tubuhnya kurang bagus, jangan pergi ke lapang. Dan sebelum nonton, baiknya makan dulu, suporter juga bisa membawa masker dan alat pertahanan diri dari virus," jelasnya.

    Harapan Rafi, mudah-mudahan bobotoh bisa mengerti. Di saat ada pemain yang tidak ingin sepfie dan berjabat tangan yaitu bukannya sombong, tapi demi menjaga penularan.

    "Kita berkomitmen, untuk mengurangi kontak fisik, mudah-mudahan kita sosialisasikan hal itu. Kita kan, tidak tahu pemain mana yang terjangkit di luar, untuk meminimalisir saja," ujar Rafy menghimbau ke bobotoh. 


    Ieu Rame Lur

    Ceuk Erwin : Ieu sepakbola profesional di kala teman nya lagi in kita harus suport

    Ceuk Robert kami ingin melanjutkan tren hingga tiga laga awal. Dan, mendapat 9 poin

    Lebih jauh doketer Persib ini bilang, kalau di mess dipantau. Rafi yakin mereka pemain professional dan mereka menjaga diri. Harus menjaga daya tahan tubuhnya dengan baik, lingkungannya harus bagus.

    Kalau semua berperilaku sehat ini tidak akan kena, di Wuhan saja masih ada orang yang tetap sehat, artinya virus ini ada kekurangan. Jadi yang tidak terserang itu orang yang bersih dan pola hidupnya sehat. Nah, untuk soal masker harus gimana, dok ?

    "Penggunaan masker sebenarnya digunakan untuk orang yang sakit, kecuali untuk proteksi karena kita traveling ke Arema contohnya, kita pakai masker. Pada saat biasa sepertt ini makser digunakan oleh orang sakit," tambahnya lagi soal fungsi dari masker. (Bobotoh.id/FY - FT : AH)

    Ayo Dibeli