Teranyar

    Dugaan Pengaturan Skor Masuk Tahap Penyidikan

    27 December 2018 12:22
    Indonesia tampaknya serius memerangi Mafia Sepak Bola. Polisi menyatakan kasus pengaturan skor do Liga 3 sudah sampai ke tahap penyidikan
    Tim Satuan Tugas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri dan Polda Metro Jaya meningkatkan status laporan dugaan pengaturan skor di Liga 3 ke tahap penyidikan. "Pada tanggal 24 Desember 2018 telah dinaikkan ke penyidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono seperti dilansir oleh Kompas, Kamis (27/12/2018).

    Argo menuturkan, laporan tersebut dinaikkan ke tahap penyidikan setelah polisi memeriksa sejumlah saksi dan melakukan gelar perkara. "(Kami) telah melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi dan telah melaksanakan mekanisme gelar perkara," ujar Argo.

    Ieu Rame Lur:

    Manajer Klub Yang Sebut Nama Vigit Waluyo Disanksi Seumur Hidup!

    Suara Gemuruh Misterius Di Bandung, ieu Penjelasan BMKG

    Dugaan pengaturan skor tersebut dilaporkan seseorang berinisial LI yang merupakan manajer sebuah klub sepak bola di Jawa Tengah. Kepada polisi, LI mengaku dimintai sejumlah uang oleh PY dan YM supaya klub yang dikelolanya dapat naik dari Liga 3 ke Liga 2.

    "(Kami) telah melakukan klarifikasi terhadap saksi-saksi dan telah melaksanakan mekanisme gelar perkara"
    - Kombes Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya



    Argo mengatakan, kedua terlapor dapat dikenakan Pasal 378, 372, dan 209 KUHP tentang penipuan, penggelapan, dan suap.

    Ieu Rame Lur:

    Status Gunung Anak Krakatau Meningkat Jadi Siaga

    Liburan, Ini Yang Dilakukan Puja!


    Polri dan Polda Metro Jaya telah membentuk Satgas Anti Mafia Bola yang terdiri dari 145 orang anggota. Pembentukan satgas itu berdasarkan Surat Perintah Kapolri Nomor 3678 tanggal 21 Desember 2018.

    Pembentukan satgas itu didasari beberapa pernyataan dan masukan masyarakat lewat media online, cetak, dan televisi terkait isu pengurangan skor dalam pertandingan sepak bola. (Bobotoh.ID/RCK)


    Loading...


    Cik, Naon Komentarna?





    Ayo Dibeli